SABUROmedia, Ambon — Forum OPD Dinas Perindag se-Maluku Tahun 2024 telah sukses diselenggarakan di Hotel Marina, Ambon,Selasa (2/4/2024).

 

Dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Maluku, DR. Ir. Suryadi Sabirin., M.Si dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Perindag Kab/kota se-Maluku, stakeholder terkait, dan pelaku usaha IKM.

 

Forum ini dilaksanakan berdasarkan UU Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, UU 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah, dan Permendagri 86 tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi perangkat daerah.

 

Forum ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, serta membahas Rancangan awal RKPD bersama dengan perangkat daerah di Kab/kota dan pemangku kepentingan yang terkait. Tujuan ini diharapkan dapat mengoptimalkan sinergitas guna memaksimalkan pembangunan di sektor industri dan perdagangan.

 

Hasil pembahasan dalam forum ini dirumuskan dalam berita acara kesepakatan dan menjadi bahan rancangan awal penyusunan Renja Perangkat Daerah.

 

Narasumber dalam forum ini terdiri dari Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perdagangan melalui zoom, Kabag Program Ditjen IKMA Kemenperin, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala BPS Maluku dan ditutup oleh Ketua TGUPP Provinsi Maluku.

 

 

Sekretaris Dinas Perindag Maluku, M.U Marasabessy., S.T., M.S.M sebagai penanggungjawab kegiatan dalam penyampaian laporan panitia forum ini berharap bahwa forum ini dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat khususnya di sektor industri dan perdagangan.

 

Sebagai penutup, baik panitia maupun Asisten II Setda Maluku saling berbalas membacakan pantun yang menambah semarak acara Forum OPD Dinas Perindag Se-Maluku.

 

Disela terpisah dalam forum tersebut, Kepala Dinas Perindag Maluku, Yahya Kotta., S.Pt., M.Si menyampaikan bahwa setiap peserta forum OPD disaat ini diharapkan untuk menggunakan forum ini sebagai wahana antar pihak-pihak yang langsung maupun tidak langsung mendapatkan manfaat dan dampak dari program kegiatan OPD sebagai perwujudan dari pendekatan partisipatif perencanaan di tahun 2025.

 

Kita akan mendapat informasi yang konprehensif serta dukungan Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian, dan Dukungan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku melalui program dan kegiatan dalam rangka Pertumbuhan Ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *