SABUROmedia, Ambon — Ina Latu Maluku, Widya Pratiwi Murad, membuka resmi pelaksanaan Eksebisi Tari Samrah Massal di Jalan AY. Patty, yang diselenggarakan Yayasan Al-Fatah Ambon, Sabtu (24/02/2024).

 

Tari Samrah Massal ini dimaksudkan untuk menghadirkan dan memperkenalkan karya-karya budaya dan kebudayaan umat muslim Maluku ke ruang publik, warga atau masyarakat sebagai warisan bersama masyarakat Maluku, juga kepedulian untuk melestarikan bakat seni dan budaya Islam Maluku.

 

Menurut Widya, tari ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen untuk terus mendukung setiap kegiatan yang bertujuan menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya, memperkokoh ketahanan budaya dan semangat nasionalisme.

 

“ Momen ini harus menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya generasi muda untuk melestarikan budaya Islam secara berkelanjutan,” katanya.

 

Oleh karena itu, Ketua TP-PKK Provinsi Maluku itu menilai, Tari Samrah jangan hanya dilakukan sebagai hiburan saja melainkan untuk mengedukasi masyarakat agar peduli, bangga dan mencintai kebudayaan, juga menjadi momen strategis yang sejalan dengan upaya pemerintah mengembangkan dan mempromosikan seni budaya sebagai salah satu peran utama penyangga pembangunan.

 

Widya lalu mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan seni, tradisi, budaya dan kebudayaan yang ada di Maluku tanpa memandang perbedaan agama suku ras bahasa dan perbedaan lainnya.

 

“Saya harap festival ini dijadikan ajang promosi, era kebangkitan dan perkembangan keanekaragaman potensi seni dan budaya di daerah ini, sehingga seni dan budaya daerah Maluku mampu menjadi salah satu daya tarik dalam pengembangan industri wisata,” tandasnya. (SM-BAPSM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *