SABUROmedia, Ambon — Pemerintah Kota Ambon menerima Dana Insentif Daerah tahun berjalan sebesar Rp 11, 8 milyar dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Penjabat Walikota Ambon Bodewin M. Watimena kepada Wartawan SM di Balai Kota Ambon mengatakan DID diberikan karena berdasarkan evaluasi, Pemkot berhasil memenuhi 2 indikator dari 4 indikator yang menjadi indikator ukuran Kementerian Keuangan.
Dari 4 indikator-indikator tersebut antara lain : (1) Kemampuan dari untuk mengurangi kemiskinan ekstrim, (2) Kemampuan daerah unutuk menurunkan prevalensi stunting, (3) Kemampuan daerah untuk penyerapan belanja , (4) Penggunan produk dalam negeri.
Dari evaluasi Pemerintah Pusat dalam tahun berjalan sampai hari kemarin Pemkot telah mampu menyelesaikan 2 indikator, yaitu : (1) Penurunan indikator kemiskinan ekstrim; (2) Belanja yang baik sehingga kita mendapatkan DID, Pungkasnya
Lanjutnya dana-dana tersebut di peruntukan untuk menjalankan Pemerintahan dan pembiayaan dana prioritas, contoh inflasi.
Saya sangat meyakini benar bahwa proses tidak akan pernah menghianati hasil, dan hari ini kita mendapatkan hasil.
Saya mengucapkan terima kasih untuk teman-teman dalam lingkup Pemerintah Kota Ambon dan terkhususnya untuk seluruh masyarakat Kota Ambon, tegasnya (SM-MSA)