SABUROmedia, Ambon — Penjabat Walikota Ambon membuka kegiatan perencanaan Rencana Tenaga Kerja (RTK) makro Kota Ambon di ruangan Vlissingen, Selasa (09/10/2023).

 

Dalam sambutannya Penjabat Walikota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam konstitusi Pemerintah Indonesia di atur bahwa setiap orang berhak mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan imbalan dan perlakuan yang adil serta layak dalam hubungan kerja.

 

Pada konteks inilah negara serta perangkat Pemerintahan berkewajiban untuk memfasilitasi seluruh masyarakat Indonesia yang berusia kerja sehingga secara langsung meningkatkan taraf hidup seluruh masyarakat, ujarnya

 

Dengan demikian dapat di katakan bahwa pembangunan ketenagakerjaan merupakan bagian integral dari pembangunan Indonesia, karena pembagunan tenaga kerja menjadi subjek dan objek dan oleh karena itu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan harus di capai dan menjadi penting dan mendasar, ucapnya.

 

Kondisi terkini di Kota Ambon penggangguran terbuka di Kota Ambon masih cukup tinggi pada angka 11, 60% atau 27. 531 jiwa. Dan angka ini terus bertambah dengan bertambahnya angka-angka lulusan pada Perguruan – Perguruan Tinggi di Kota Ambon, khususnya dari lulusan-lulusan SMK dan SMA di Kota Ambon yang tidak bisa lagi melanjutkan studinya di jenjang yang lanjut, sambungnya.

 

 

Dan karena itu jika tidak di antisipasi dengan baik makanya akan berdampak bagi Kota Ambon. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya-upaya yang lebih konkrit dalam menyelesaikan persoalan ketenaga kerjaan di Kota Ambon, harapnya.

 

Lanjutnya Kota Ambon tidak memiliki sumber daya alam, Kota Ambon menggantungkan dirinya pada sektor  jasa, perdagangan dan parawisata, kita tidak memiliki industri-industri besar yang dapat menyerap tenaga kerja yang banyak.

 

Sektor perdagangan dan jasa memang mampu menyerap tenaga kerja namun karena faktor di atas maka angka pengangguran di Kota Ambon terus meningkat walau dalam sisi yang lain angka kemiskinan menurun, sambungnya.

 

Pemerintah Kota Ambon menempatkan penurunan angka kemiskinan menjadi prioritas Pemerintah di tahun ini dan tahun-tahun kedepan, pungkasnya. (SM-MSA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *