SABUROmedia, Ambon — Setelah ramai menjadi pemberitaan maupun konten berbagai aplikasi media social kasus viralnya Pemukulan oleh Putra Ketua DPRD Kota Ambon, AT (25) kepada Rafli Rahman Sie (15), yang kemudian akhirnya meninggal dunia di Talake Desa Wainitu Kecamatan Nusaniwe,  pada Minggu malam (30/07/2023), DPD BKPRMI Pulau Ambon meminta agar semua pihak sabar menunggu proses hukum yang sementara berlangsung.

 

” Sabar dan jangan dipolitisasi,” kata Muhammad Saragih, Ketua III DPD BKPRMI Pulau Ambon kepada media ini, Selasa (1/08/2023) di Masjid Melaha Majira Kampus Unpatti, Kota Ambon.

 

Dia menjelaskan, terkait penyelesaian kasus ini khan sudah ditangani Polresta Ambon, dan sudah dilakukan otopsi juga di RS Pol Bhayangkara, dan keluarga juga sangat kooperatif menyerahkan semua proses ini secara hukum, tidak ada yang dlindungi, jelasnya.

 

Khusus untuk Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolresta Ambon, dan aparat kepolisian sangat serius untuk mencari titik terang, karena jika dilihat dari video yang beredar juga tidak ada kontak fisik dengan menggunakan alat bantu kekerasan lainnya, mungkin nanti secara medis yang akan mampu menjawab semuanya, tambah kader Himmah ini.

 

Kasus ini diharapkan akan bisa diungkap secara terang benderang, siapapun yang bersalah bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum, termasuk Pelaku.

 

“ Hal ini menjadi pelajaran buat kita semua, dan kita juga patut memberikan simpati atas kondisi psikologis keluarga Pelaku saat ini, apalagi sampai dipolitisasi dengan melebar kemana – mana, mari kita ambil hikmahnya agar berbagai tindak kekerasan tidak terjadi dilingkungan kita, perlunya pendidikan agama dan adab yang baik bagi generasi muda kita saat ini, juga menanamkan pendidikan budi pekerti yang baik di sekolah – sekolah tentunya, “ pinta Saragih.

 

Sementara itu, juga telah beredar Video Permohonan Maaf Keluarga dari Ibu Elly Toisuta – Ketua DPRD Kota Ambon yang berdurasi 1 menit lebih (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *