SABUROmedia, Fakfak — Bupati Fakfak, Untung Tamsil., S.Sos., M.Si menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Distrik Kabupaten Fakfak Tahun 2023, di Kampung Tarak Distrik Karas, Fakfak Papua Barat, Selasa (09/05/2023) sore.

 

Tiba di Kampung Tarak, Bupati Fakfak bersama rombongan disambut langsung oleh masyarakat Kampung dengan tarian adat dan sawat khas wilayah Distrik Karas.

 

Musrenbang di Distrik Karas tersebut, terlihat dihadiri oleh tujuh Kepala Kampung dan Baperkam di wilayah Distrik Karas juga seluruh Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan masyarakat.

 

Selain itu juga, dihadiri langsung oleh para Pimpinan OPD Lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

 

Bupati Fakfak, Untung Tamsil didampingi Sekretaris Bappeda dan Litbang Awaludin Woretma, Kepala Distrik Karas, Lud Masrur Kamudi dan Kepala BPKAD Tajudin Lajahalia.

 

Dalam Sambutannya, Bupati Fakfak menyampaikan bahwa musrenbang adalah wujud untuk kita mendesain, merumuskan dan menetapkan pokok pikiran yang akan diusulkan oleh Pemerintah Daerah dan ditetapkan oleh DPRD menjadi satu program pembangunan.

 

” Ada dua hal yang sebagai landasan dan pokok masalah di Distrik Karas yaitu masalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi, untuk itu dengan musrenbang ini kita harus merumuskan program yang dapat mengatasi masalah tersebut,” Ujarnya.

 

Ia juga menyebutkan bahwa orang karas telah memberikan kontribusi PAD kepada Kabupaten Fakfak.

 

Terlihat Bupati Untung Tamsil saat mendengar keluhan masyarakat khususnya para nelayan soal hasil tangkapan ikan yang tidak mempunyai ditampungan agar dapat dijadikan uang. Bupati langsung berjanji akan menyiapkan Cold Strorage dan hadirkan pengusaha untuk dapat membeli hasil tangkapan ikan.

 

” Untuk itu saya berkomitmen dan saya janji ditahun 2023 ini Pemerintah Daerah menyiapkan Cold Strorage lengkap untuk menampung hasil tangkapan ikan para nelayan semua. Ini juga menjawab keluhan-keluhan masyarakat karas khususnya para nelayan di Distrik Karas,” Kata Bupati Untung Tamsil akrab disapa Bung UT songko merah.

 

Untuk menyiapkan Cold Strorage di Karas, Ia meminta agar Pemerintah Distrik dan Kampung menyiapkan serta menetapkan tempat untuk Cold Strorage.

 

Perlu diketahui, Cold Storage adalah salah satu alat penunjang yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan hasil tangkapan nelayan guna menjaga kwalitas hasil tangkapan.

 

Cold Storage dilihat dari fungsi dan kegunaannya mempunyai peranan penting untuk menjaga kwalitas hasil tangkapan nelayan sebelum akhirnya didistribusikan ke konsumen,  sehingga peranan Cold Storage juga dapat menjaga harga jual tangkapan nelayan tidak mengalami penurunan disaat hasil tangkapan sedang menurun.

 

Kemudian, Bupati Untung Tamsil menyampaikan bahwa bukan hanya tentang ekonomi tetapi juga pemerintah berkomitmen untuk secara terus menerus mengatasi permasalahan kesehatan  dan pendidikan, karena ini juha sangat penting.

 

” Mari kitong sama-sama bergerak tingkatkan pelayan kesehatan dan pendidikan kepada masyarakat, maka dari itu saya tegaskan untuk para Pemerintah Kampung dan Baperkam harus ikut berperan aktiv,” Tegasnya.

 

Musrenbang di Distrik Karas ini, Ia pun berharap apa yang menjadi rumusan-rumusan harus didukung, dan kita semua komitmen bersama untuk mewujudkan Fakfak yang lebih baik lagi.

 

” Kita rumuskan baik dan apa yang bisa diusulkan agar kita bisa programkan untuk tahun 2024,” Pintanya.

 

Sementara itu juga, Bupati Untung Tamsil menyampaikan tiga hal penting yang menjadi permasalahan nasional yang harus diatasi bersama yakni, Pencegahan Stunting, Kemiskinan Ekstrim dan Inflasi pasca Pandemi Covid-19.

 

Selanjutnya, Musrenbang dilanjutkan dengan diskusi bersama dan penyerahan usulan-usulan kepada Pemerintah Daerah. Dan juga dilaksanakan Penandatangan Hasil Musrenbang Distrik Karas di Kampung Tarak. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *