SABUROmedia, Malteng — Dalam rangka menggairahkan  atmosfir olahraga  sepakbola  di Kabupaten Maluku Tengah, maka Assosiasi Kabupaten ( Askab) PSSI Maluku Tengah pada setiap pekan, tepatnya di hari Sabtu dan Minggu menggelar laga persahabatan  antara Tim – Tim yang berada di Kota Masohi.

 

Ketua Askab PSSI Maluku Tengah, Halid ” Lito” Latuamury saat ditemui  usai laga persahabatan yang berlangsung   di Lapangan Nusantara, Kota  Masohi, pada Minggu, (22/1/2023) menyatakan, laga persahabatan ini hanya melibatkan Tim – Tim Sepak Bola yang ada di Kota Masohi dalam menjalin silaturahmi dan menjadikan Sepak Bola sebagai alat pemersatu.

 

Latuamury mengungkapkan, meski untuk kegiatan ini hanya bertajuk  laga persahabatan yang dikoordinir oleh Askab PSSI Maluku Tengah ini dan  diikuti oleh 6 Tim di Kota Masohi, tetapi untuk perangkat wasit dan regulasi pertandingan tetap dilaksanakan dengan baik.

 

” Biar Katong pung Basudara – Basudara pemain dan Klub Sepak Bola yang ada di Masohi ini, bisa sedikit semi formal dalam menjalankan pertandingan – pertandingan persahabatan” tandasnya

 

Disingung apakah  laga persahabatan ini sebagai ajang ujicoba menjelang  laga resmi di kompetisi – kompetisi PSSI , Latuamury mengatakan, untuk Laga ujicoba, Askab PSSI Malteng memiliki jadwal tersendiri, tetapi laga persahabatan ini sesungguhnya untuk mengetahui gambaran Pesepakbola yang ada di Masohi sekaligus membangkitkan sepakbola di Kabupaten Malteng.

 

Sementara, Ketua Panitia Pertandingan, Dion menandaskan, untuk menggelar laga persahabatan antar tim- tim yang ada di kota Masohi tersebut, para pengurus Askab PSSI Malteng saling baku bantu  supaya pelaksanaannya berjalan dengan lancer.

 

Dion mengungkapkan, karena perhelatan ini adalah yang pertama kalinya, sehingga   akan dilakukan sejumlah evaluasi setelah selesai pertandingan.

 

Untuk laga persahabat ini, menurut Dion masih ada kekurangan – kekurangan seperti Tim – Tim yang akan bertanding masih belum on time sesuai waktu yang disepakati, dan belum ada bench pemain cadangan.

 

” Karena memang turnamen ini masih dadakan, sehingga hanya  perangkat wasit  dan garis lapangan saja yang sudah disiapkan, nanti Sabtu depan ada evaluasi lagi, tidak akan ada lagi penonton  di bench pemain,  jadi hanya official yang ada di bench ” tegas Dion.

 

Dalam laga persahabatan di sore itu, mempertemukan FFF FC melawan CMS FC, hasil dari laga itu, FFF FC berhasil mengungguli CMS FC dengan skor telak (5-1).

 

FFF FC yang saat itu berlaga dengan  seragam hijau kuning dan celana hijau,  berhasil unggul atas CMS FC lewat gol – gol dari ecal (11) pada menit ke 23” dan Ciko Rumasilan (72) pada menit ke 28″,77″,79″,90″, .

 

Satu gol dari CMS FC yang saat itu bertanding dengan  berkostum merah dan celana putih dihadirkan oleh Ibnu (20) pada menit ke “32 (SM-NKMalteng).