SABUROmedia, Jakarta – Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) melaksanakan Rapat Pimpinan Nasional Ke-IV, yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Hasil Resuffle MN Kahmi Masa Bhakti 2017 – 2022 dan Serah terima Koordinator Presidium MN Kahmi dari Viva Yoga Mauladi ke Ir. H. Ahmad Riza Patria., MBA, yang sementara ini juga sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Ruang Nusantara Kementerian BKPRM RI Jakarta, Minggu (12/9).

Ketua Panitia (OC), Umar Ali Lessy., SP mengatakan Rapimnas kali ini digelar secara offline dan virtual karena masih di masa pandemi, dengan tetap mempertimbangkan Protokol Kesehatan Covid-19.

Tampak hadir sejumlah tokoh dan pejabat Negara dalam kegiatan ini, seperti Ketua DPD RI, Ir AA. La Nyalla Mahmud Mattalitti, yang didaulat sebagai Keynote Speaker, Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, Ketua Umum KADIN Indonesia, Arsjad Rasyd,  Ketua Umum BPP Hipmi, Mardani H. Maming., SH, Ketua Umum INKOWAPI Ir. Sharmila, M.Si serta Pendiri Wardah Kosmetik Nurhayati Subakat sebagai pembicara Nasional dengan tema “ Pulihkan Kesehatan, Bangkitkan Ekonomi, Wujudkan Keadilan Sosial  “ dalam acara ini.

Sementara itu, Ato Ismail selaku Steering Comitte Rakernas Kahmi kali ini menjelaskan hal ini adalah bagian dari kontribusi KAHMI ditengah masa pandemi.

Ketua Bidang Infrastruktur dan Properti MN KAHMI yang baru dilantik ini juga menyampaikan point-point rekomendasi hasil Rapimnas Majelis Nasional KAHMI IV sebagai berikut :

Secara Internal :

  1. Memasuki usia Kahmi yang ke-55, maka MN KAHMI memandang perlu memperkuat komitmen organisasi dan kebangsaan dengan selalu merespons berbagai persoalan Bangsa dan Negara terutama yang terkait dengan penanganan Covid-19.
  2. MN Kahmi memandang perlu mendorong penguatan organisasi agar lebih efektif, efisien dan berdaya guna maka dalam kaitan tersebut MN KAHMI menghimbau kepada MW dan MD KAHMI seluruh Indonesia untuk segera melaksanakan Musyawarah Wilayah dan Musyawarah Daerah sesuai dengan aturan organisasi yang berlaku.
  3. Dalam Rangka menjaga kesinambungan Organisasi maka MN KAHMI diharapkan dapat segera melakukan persiapan pelaksanaan MUSYAWARAH NASIONAL KAHMI Ke-11 TAHUN 2022 yang akan datang, dengan mempersiapan infrastrukturnya antara lain: Penetapan tempat pelaksanaan, Membentuk Kepanitiaan, verifikasi data peserta.
  4. Mendorong konsolidasi menyeluruh bagi pengurus KAHMI disemua tingkatan kepemimpinan, agar kesinambungan pelaksanaan program organisasi lebih terjamin, selain itu diharapkan pengurus KAHMI disemua tingkatan lebih responsif didalam menghadapi situasi masyarakat di daerah masing-masing sehingga o secara cepat dapat memberi tawaran solutif terkait menghadapi dampak ekonomi akibat pandemi covid-19.
  5. Meminta perhatian MN KAHMI agar menindak tegas pihak-pihak yang mangatasnamakan KAHMI baik perorangan maupun kelompok dan memberikan sanksi organisasi melalui Dewan Etik MN KAHMI. 2
  6. MN KAHMI meminta kepada Pengurus KAHMI di seluruh tingkatan kepemimpinan untuk memberikan dukungan penuh bagi keberadaan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI), dengan memfasilitasi dan mensosialisasikan UICI secara intens kepada alumni HMI dan masyarakat pada umumnya.
  7. MN, MW, dan MD diharapkan untuk segera menginventarisir aset atau kekayaan KAHMI di semua tingkatan baik pusat, wilayah, dan daerah dengan melakukan pendataan secara cermat dan menyeluruh supaya keberadaan asset jelas legalitas formalnya.

Secara Eksternal :

  1. MN KAHMI mendesak Pemerintah agar konsisten dalam menentukan kebijakan menangani Pandemi Covid-19 antara lain dengan mencegah praktek komersialisasi alat kesehatan, Vaksin, PCR dan Swab Anti Gen.
  2. MN KAHMI mendesak Pemerintah agar pemberlakuan PPKM disesuaikan dengan kondisi masing-masing Daerah.
  3. MN KAHMI mendesak Pemerintah agar segera membuka sekolah tatap muka supaya tidak terjadi lost generation.
  4. MN KAHMI mendesak Pemerintah melegalisasi Vaksin Nusantara sebagai karya anak bangsa untuk mewujudkan ketahanan kesehatan Nasional.
  5. MN KAHMI mendesak Pemerintah segera menciptakan lapangan kerja dan selektif hanya menerima TKA yang keahliannya tidak tersedia di Indonesia
  6. MN KAHMI mendesak Pemerintah untuk meningkatkan kinerja ekspor dan meminimalisir impor dalam rangka kemandirian bangsa melalui peningkatan produksi dalam negeri dengan memberi berbagai fasilitas kepada koperasi dan UMKM.
  7. MN KAHMI mendesak Pemerintah agar kebijakan impor berpihak kepada kepentingan Nasional dengan menciptakan iklim usaha yang sehat.
  8. MN KAHMI mendesak Pemerintah agar menindak tegas terhadap pelaku penistaan agama yang sah dan diakui Negara.

Sementara itu, Wasekjend Agama dan Ideologi MN Kahmi, Jaelani., ST, yang ikut dilantik ini menyampaikan harapan yang besar dikepengurusan kali ini bisa berperan maksimal kedepan, khususnya dalam membantu Pemerintah terkait penanganan Covid-19 maupun berbagai persoalan kebangsaan dan keummatan yang terjadi, tutupnya (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *