Kejari SBT, Muhammad Ilham

SABUROmedia, Bula — Dugaan kasus penyelewengan Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) pada Desa Administratif Salagur Kota Kecamatan Siritaun Wida Timur Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) yang dilaporkan sejak April 2020 lalu sementara ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) SBT.

Dari informasi yang dihimpun media ini menyebutkan dugaan kasus penyelewengan DD dan ADD yang dilakukan mantan pejabat Kepala Desa Administratif Salagur Kota Abdurahim Rumuar sejak 2016-2019 mencapai Rp1.001,556.100.

Kepala Kejari SBT Muhammad Ilham kepada wartawan di Bula, Jumat (21/5/2021) lalu mengungkapkan Kejari SBT saat ini sedang melakukan pengumpulan data (Puldata) dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

“Sekarang lagi Puldata Pulbaket. Dari LHP Inspektorat ada temuan, cuma kita mau singkronkan LPJ dari pejabat Desa” ungkap Muhammad Ilham

Dirinya juga mengaku sejauh ini Kejari SBT sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap lima orang untuk dimintai keterangan.

Kelima orang itu yakni Sekretaris Desa Administratif Salagur Kota Sabas Rumuar, Kaur Pemerintahan Abdul Kadir Sengan, M. Nof Rumuar, Ketua BPNA Saraf Rumain dan Kaur Pembangunan M. Yusuf Rumain.

“Kita sudah periksa, ada lima orang yang sudah dipanggil” akuinya

Pihaknya memastikan kasus penyelewengan DD dan ADD ini akan terus dilanjutkan sambil menunggu bukti-bukti surat dari Pemerintah Desa dan Dinas P3MD SBT. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *