SABUROmedia, Bursel – Anggota Komisi II dan Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buru Selatan dari Partai Amanat Nasional (PAN) Buru Selatan Ahmadan Loilatu, menghimbau kepada semua basudara masyarakat Buru Selatan untuk mewaspadai potensi bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Hal itu sebagaimana kondisi cuaca yang tidak menentu terjadi saat ini.

Ahmadan saat ditemui saburomedia.com di ruang kerjanya, Senin (24/5/2021) mengungkapkan bahwa, berdasarkan perkiraan cuaca berbasis dampak curah hujan lebat dan dampak potensi banjir bandang sebagaimana dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jakarta (23/5/2021), terjadi dampak potensi curah hujan lebat dan banjir bandang diseluruh wilayah Maluku dan khususnya Buru Selatan mulai berlaku tanggal 24-25 Mei 2021.

“Untuk Kabupaten Buru Selatan dalam kategori wilayah waspada dengan curah hujan intensitas lebat dan dampak banjir bandang, sehingga beta (saya) berharap agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaannya, serta diminta menyebarluaskan informasi kepada masyarakat lainnya berbasis informasi yang sudah benar dan diakui kevalidasiannya, sehingga tidak menyebabkan kepanikan di tengah-tengah masyarakat yang sedang mengalami curah hujan lebat dan dampak banjir, “tuturnya.

Menurutnya, banjir yang biasa melanda desa-desa hampir di semua kecamatan di wilayah Buru Selatan, yang pernah terjadinya banjir dan tergenang Air di Desa Waefusi Kecamatan Namrole pada Tahun 2020 yang lalu.

“Kata Loilatu, hal tersebut merupakan kejadian yang perlu diwaspadai lebih dini, dan beta (saya) himbau kepada seluruh masyarakat baik yang pernah terdampak banjir, dan masyarakat yang tinggal di wilayah pinggiran sungai untuk lebih menyiapkan antisipasi risiko dan penanganan bencana yang bisa datang tiba-tiba.

“Beta (saya) berpesan kepada masyarakat semuanya yang tinggal di wilayah-wilayah yang tidak mengalami banjir untuk tetap menjaga drainase lingkungan sekitar, sementara untuk masyarakat yang tinggal di wilayah cenderung terdampak banjir agar selalu waspada dan siaga, mengingat cuaca curah hujan lebat masih berjalan beberapa bulan kedepan.

Loilatu berharap, demi menjaga keamanan dan keselamatan jiwa. Tidak hanya itu, masyarakat khususnya yang rumahnya di sepanjang aliran sungai, dihimbau agar anak-anak tidak terlalu banyak berinteraksi maupun berkegiatan di sepanjang aliran sungai tersebut, mengingat potensi kiriman air maupun debit air sungai cenderung bisa saja naik, meskipun tidak menyebabkan banjir namun cukup membahayakan bagi keselamatan warga setempat, ” tuturnya. (SM/Al)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *