SABUROmedia, Ambon : – Anggota Komisi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sadia Uluputty dan Abdullah Tuasikal menghadiri kegiatan Bulan Mutu Karantina ikan yang digelar di kantor Balai  Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan(Balai BKPIM ) di Waeheru Ambon. Senin/26/042021

“Hari senin 26 April 2021, Saya dan Pak Abdullah Tuasikal, Anggota Komisi DPR RI menghadiri kegiatan Bulan Mutu Karantina ikan yang digelar di kantor Balai  Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan(Balai BKPIM ) di Waeheru Ambon.”jelas Uluputty kepada saburomedia.com

Kata Uluputty, setelah diluncurkan Menteri Kelautan dan Bulan Mutu Karantina (BMK) baru pernah dia  hadir di Provinsi Maluku dalam kegiatan ini, Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Maluku membagikan sebanyak 1000 bantuan.

“Bantuan ini akan didistribusikan ke masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan masyarakat nelayan yang kurang mampu.”ucap Uluputty

Dikatakan Uluputty, Jenis ikan dalam paket tersebut terdiri dari ikan kakap merah, kerapu, cakalang, dan baby tuna.  Bantuan ini bisa membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan protein, terutama di bulan Ramadan.

“Semangat kita berbagi, karena BMK juga tentang kepedulian sosial BKIPM.”paparnya

Sebagai mitra komisi IV, saya berharap  UPT Perikanan pusat yang ada di Maluku.”harap Sadia Uluputty

Dikatakannya, BKIPM Maluku senantiasa mendukung kebijakan pemerintah Provinsi Maluku dalam memfasilitasi kelancaran produk perikanan. Salah satunya adalah kebijakan direct call (ekspor langsung) dari Maluku.”jelas Uluputty

Hal yang sama disampaikan Kadis Perikanan propinsi Maluku, bahwa volume eksport ikan di masa pandemi covid 19 naik dari tahun sebelumnya.

Kerja sama antar instansi pusat, daerah, dan swasta diperlukan untuk memperlancar ekspor komoditas perikanan dari Maluku. “papar Kadis perikanan Provinsi Maluku

Kata Dia,Volume ekspor perikanan Maluku sepanjang Januari-Mei 2020 tetap tetap mengalami peningkatan bahkan melebihi periode yang sama pada tahun 2019.”ucapnya

“Untuk periode Januari-Mei 2020 ini nilai ekspor kita sudah tembus 29,5 juta USD. Angka ini sangat fantastis kalau kita bandingkan dengan tahun 2019 di mana satu tahun saja di 2019 Januari-Desember, nilai ekspor kita cuma 14,8 juta USD,” ungkap kadis perikanan Maluku dalam sambutannya.

“Saya mengapresiasi BMK 2021 dengan tema “Ikan Sehat Bermutu untuk Mendukung Pemenuhan Protein Masyarakat” sangat cocok dengan kondisi saat ini. “Ini sangatlah bermanfaat seluruh masyarakat Indonesia secara khusus kepada masyarakat  Maluku.

Saya berharap, BKIPM bisa terus bersinergi agar ke depannya bantuan seperti ini dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas lagi. “tutupnya. (SM-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *