SABUROmedia, Ambon – Program Studi Teknik Industri menggelar Webinar Education Fair I “Public Lecture”, dengan tema Supply Chain Management & Value “can targeted supply chain management and marketing create added value for Ambon and the Maluku”, Senin (29 Maret 2021)

Webinar yang terselenggara atas kerjasama Universitas Pattimura dengan HZ University of Applied Sciences yang telah terjalin sejak tahun 2018, dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Teknik Dr. Ir. WR. Hetharia, M.App., Sc. melalui platform zoom, dengan Moderator Dr. Alfredo Tutuhatunewa., ST., MT

Ketua Program Studi Teknik Industri D. B. Pailin., ST., MT, mengatakan untuk mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka, setiap program studi berupaya untuk dapat menghadirkan para dosen asing dalam memberikan materi sesuai keilmuan. dan tema webinar ini terkait dengan Manajemen Rantai Pasokan (Supply Chain Management). “Sebagaimana diketahui Maluku memiliki banyak sekali sumberdaya alam dan produk bahan mentah. bagaimana produk tersebut dapat ditransformasikan menjadi barang jadi dan didistribusikan ke konsumen, serta bagaimana strategi dan nilai jual pada pasar internasional dibahas dalam webinar ini”. Lanjutnya k edepan Program Studi Teknik Industri akan tetap melakukan Perjanjian Kerjasama dalam pengembangan tridarma baik dengan dosen pada HZ University of Applied Sciences maupun perguruan tinggi lainnya.

Narasumber pada kegiatan ini adalah Ronald Boot Dosen Logistik yang juga adalah praktisi dan pernah menjabat sebagai manager logistik PBB untuk supply chain makan ke Sudan, Manajer Logistik Samsung Electronic Eropa dan beberapa negara lainnya. Ronald Boot memberikan masukan dari perhitungan distribusi dan transportasi, dan ini merupakan satu keahlian dari bidang teknik industri. Materi dibuat sesuai konsep praktis bagaimana mengaplikasikan teknik industri ke dunia nyata dan bagaimana mahasiswa diajak untuk berhitung sesuai kondisi dengan menggunakan pendekatan dari produk-produk dari Maluku sehingga mampu memberi nilai tambah dan solusi dari rantai pasok tersebut. Hal ini dilakukan sebagai persiapan dan pengantar bagi mata kuliah sistem logistik yang akan diberikan bersama dosen Teknik Industri Unpatti pada semester ganjil 2021/2022.

Dr. Wilma Latuny, dosen teknik Industri yang adalah Ketua International Office Unpatti mengatakan International office turut menginisiasi kerjasama dengan berbagai Universitas di luar negeri dalam upaya untuk meningkatkan kompetensi dan reputasi serta sharing knowledge dan research secara berkelanjutan, salah satunya dengan HZ University of Applied Sciences yang selama ini telah melakukan banyak kegiatan dengan Fakultas Teknik.

Tekait dengan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka, selaku Ketua Tim Penyusunan Kurikulum Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dengan Integrasi MBKM pada Prodi Teknik Industri, beliau mengatakan prodi Teknik Industri telah melakukan penyesuaian sesuai dengan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Pendidikan Nasional, yang diintegrasikan dengan capaian pembelajaran lulusan sesuai ketentuan. “Program studi akan tetap menggagas berbagai kerjasama yang berhubungan dengan keilmuan sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan”

Senada dengan itu D. B. Pailin., ST., MT, mengatakan Teknik Industri telah melakukan Semiloka terkait Kurikulum MBKM dan hasilnya akan ditetapkan oleh senat dan implementasinya akan dilaksanakan pada semester depan. Magang dan kewirausahaan adalah bentuk kegiatan yang sesuai dengan orientasi MBKM, yang dimaksudkan agar mahasiswa mampu menyelesaikan solusi yang ada di Industri dalam waktu tertentu dengan penyetaraan sks sesuai ketentuan”.

Ke depan Program Studi Teknik Industri akan membangun kerjasama berkelanjutan sampai pada tahapan publikasi dan riset bersama dengan beberapa universitas ternama lainnya. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *