SABUROmedia, Ambon – Komisi IV DPRD Maluku menggelar rapat Bersama membahas keluhan masyarakat atas pelayanan  pasien pada Rumah Sakit Umum (RSU) yang di ada di provinsi Maluku.

Rapat Bersama ini dihadiri Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Maluku, Direktur RSU Dr. Haulussy Ambon, dan juga Direktur RS Siloam Ambon yang berlangsung di ruang rapat komisi IV DPRD Maluku, Senin (25/01).

Dalam Rapat tersebut banyak sekali masukan yang di sampaikan oleh setiap anggota komis IV DPRD Maluku, para anggota dewan ini menegaskan agar Dinkes Maluku bisa melakukan komunikasi dengan rumah sakit untuk tidak menolak pasien.

Hal ini disampaikan berdasarkan informasi yang berkembang baik di media social maupun keluhan masyarakat atas penolakan pasien yang masih saja terjadi.

“ Saya tegaskan agar hal ini bisa dikomunikasikan antara dinas kesehatan dan pihak Rumah sakit, supaya jangan ada penolakan-penolakan terhadap pasien, “ tegas anggota komisi IV DPRD Maluku dari Fraksi Hanura, Hengki Pelata dalam rapat itu.

Hengki juga meminta untuk Direktur RSU Dr Haulussy Ambon agar dapat menambahkan Petugas Nakes pada bangsal Yang menangani pasien covid 19, agar jangan ada lagi pasien yang tidak dapat mendapatkan pelayanan yang maksimal, “ tandas Hengki.

Selain itu ia juga meminta kepada RSU Siloam agar bisa memberikan informasi kepada masyarakat terhadap proses proses apa saja yang ada di Siloam, seperti apa harga  di Siloam itu mahal atau tidak ,supaya jangan ada orang miskin yang seperti kami yang tidak punya uang untuk masuk kesana, apalagi Siloam tidak menerima  BPJS Kesehatan, “ tutur Hengki,

Hengki berharap Siloam Harus bisa terbuka kepada Publik apakah pelayanan di Siloam sendiri itu seperti apa, apakah  biaya perawatan di Siloam mahal, atau murah.

“ Saya berharap ini bisa di publikasikan kepada masyarakat agar masyarakat ini bisa tahu,” tutup Hengki Pelata.(EROL OX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *