SABUROmedia, Ambon – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Ambon menyambut baik hadirnya Universitas Muhammadiyah Maluku (UNIMMA) di kota Ambon. Kehadiran UNIMMA merupakan tolak ukur perkembangan dunia pendidikan di Maluku.

Selaku tuan  rumah PDM akan melakukan konsolidasi untuk menyiapkan seluruh perangkat Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki untuk mendorong dan memajukan UNIMMA Kedepan.

“ Kami PDM tentu lebih siap, selaku tuan rumah kami akan bekerja keras dan bertanggungjawab mengembangkan dan memajukan UNIMMA, “ ujar Ketua PDM kota Ambon, Jusuf Irfan Khouw kepada Saburomedia.com di acara Launching UNIMMA yang digelar di kompleks Pergururan Muhammadiyah Wara, kota Ambon, kemarin.

Khouw mengatakan, kebaradaan UNIMMA di kota Ambon patut disyukuri, untuk itu seluruh komponen masyarakat terutama komponen perserikatan itu siap dan bekerja keras mendorong dan membangun UNIMMA, karena ini sebagai bagian tanggungjawab anggota perserikatan Muhammadiyah secara umum dan kader Muhammadiyah di kota Ambon.

“ Kami berharap sekali dengan hadirnya UNIMMA ini warga perserikatan Muhammadiyah dan kader untuk lebih siap berkompetisi dalam membangun Maluku, “ tuturnya.

“ Kami dari PDM kota Ambon akan mengambil ruang untuk selalu menyiapkan kader –kader kami mendorong dan mendukung secara optimal sehingga UNIMMA ini bisa berkembang dan maju bersaing dengan daerah –daerah lain,” lanjutnya.

Sementara itu Sekretaris PDM kota Ambon, Abdul Karim Tawaulu menambahkan untuk mengembangkan suatu perguruan tinggi diperlukan network dan kerjasama dari berbagai pihak yang punya kontribusi dan punya kewenangan. Hal ini sudah ditunjukan dengan peran besar LLDIKTI Wilayah XII, kedepannya juga akan bekerjasama dengan seluruh stakeholder yang punya kepentingan untuk mengembangkan pendidikan.

“ Termasuk NGO yang punya konstribusi positif terhadap perkembangan pendiidkan khususnya di Maluku,” ujar Tawaulu.

Ditanya soal jurusan dari sekian yang dibuka, dimana sebagian besarnya adalah ilmu kelautan, Tawaulu menyatakan hal itu tak terlepas dari basic brand, apalagi Maluku adalah daerah kelautan dan kehutanan.

“ Tentu basis brand itu penting, di Maluku ini punya brand lokal yang tidak bisa dipisahkan terutama kelautan dan kehutanan. di UNIMMA ini menghadirkan suatu formasi yang baru yang disebut dengan since kelautan atau ilmu kelautan suatu prodi baru yang disebut dengan prodi tangkap, dan ini untuk menjawab kebutuhan daerah, intinya sinergitas antar Muhammadiyah dan pemda dan pemkot sangat dibutuhkan untuk membantu mengembangkan kualitas sumber daya manusia di Maluku,” tutup Tawaulu.(SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *