SABUROmedia, Ambon – Rumah Keluaga Indonesia (RKI)  Maluku  mengadakan Pelatihan Mengurus jenazah di Aula Rumah Dinas Walikota Tual, Minggu (15/03/2020). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 peserta dari majelis ta’lim dan ibu-ibu PKK itu, menghadirkan Yati Sumiati yang merupakan Ketua Badan Perempuan dan Ketahan Keluarga (BPKK)  DPW PKS Maluku sebagai pemateri.

Ketua panitia Pelaksana, Djainab Djogja mengatakan, kegiatan ini dibuat untuk menambah pemahaman masyarakat terkait pengurusan jenazah. Hal itu mengingat kurangnya pemahaman sebagian masyarakat, khususnya  perempuan di Tual tentang kewajiban mengurus jenazah.

“Selama ini mereka memahami bahwa yang berkewajiban mengurus jenazah wanita hanyalah orang-orang tertentu saja. Seperti sesepuh, istri imam masjid, juga pengaruh kepercayaan strata di masyarakat. Kondisi masyarakat ini juga diperparah dengan tidak dibolehkan perempuan untuk mengikuti solat jenazah,” ungkapnya.

Dalam paparannya sebagai pemateri, Yati Sumiati mengatakan kesempatan sebagai narasumber akan digunakan untuk membekali masyarakat dengan  teori serta praktek mengurus jenazah. Mulai dari bab mengurus orang sakit hingga menjelang sakratul maut, lalu bab memandikan jenazah, diikuti tata cara mengafankan jenazah, dan bab mensholati jenazah.

“Harapan saya, dari pelatihan ini bisa menjadi solusi dalam mengatasi persoalan di masyarakat ketika ada yang meninggal, paling tidak ada pengetahuan tentang bagaiamana tata cara mengurus jenazah,” tuturnya.

Yati juga menambahkan, pengetahuan masyarakat tentang tata cara menurus jenazah merupakan perintah agama. Dengan kepahaman tersebut, akan menghadirkan keberanian dan kemampuan dalam menurusi jenazah saat ada sanak keluarga, tetangga atau masyarakat yang meninggal.

“Jika masyarakat tidak teredukasi, bagaimana mengurus jenazah sesuai syariat dan sunah.  Jika tidak paham mereka tidak ada keberanian mengurus jenazah, maka tentu akan menjadi sebuah masalah di masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Hairia Saleh, salah satu peserta pada kegiatan tersebut mengungkapakan  rasa terimakasih atas diselenggarakan kegitan tersebut. Dia mengaku senang dan bertekad akan mempraktekan ilmu yang telah didapatnya. “Alhamdulillah, saya sangat senang hari ini bisa belajar dari ibu Yati dan teman-teman RKI Maluku. Ilmu tentang mengurus jenazah ini sangat bermanfaatkan untuk kami, khususnya ibu-ibu ,” katanya. (SMT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *