SABUROmedia, Ambon: SMA Negeri Siwalima Ambon mengadakan nonton bareng Sience Film Festival (SFF) 2019 dengan melibatkan siswa SD, SMP dan SMA sederajat, dari lima Kecamatan yang ada di Kota Ambon ditambah satu Kecamatan dari Leihitu Barat.

Melalui pemutaran film yang berkaitan dengan sains ini sebagai suatu proses perubahan sangat baik untuk meningkatkan ilmu pengetahuan menuju arah teknologi. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Saleh Thio saat membuka acara nonton bareng SFF yang berlangsung di SMA Siwalima, kemarin.

Thio mengatakan sekarang ini adalah zamannya kaum milenial hingga generasi muda Maluku penuh kecangihan itu sangat penting untuk membawa mereka semakin bersaing seperti halnya kini yang sedang dibuat SMA Siwalima bekerjasama dengan Gute Institute Jakarta.

” Saya minta untuk kita dapat melihat semuanya dengan baik demi masa depan gemilang dan dukungan guru serta orangtua juga mesti diutamakan demi kemajuan anak didik, ” tuturnya.

Sementara itu, utusan Gute Institute Jakarta Elisabeth Sugiarto, menuturkan, sangat bahagia atas kerjasama yang baik dengan SMA Siwalima, karena pentingnya ilmu pengetahuan itu mulai dari usia dini dengan memperkenalkan berbagai isu yang salah satunya dibuat melalui film. Dari film yang diputar ini diharapkan siswa bisa menyimak dengan sebaik mungkin setelah itu dibuat eksperimen sesuai dengan filmnya dan siapa yang bisa membuat maka dia berhasil. Olehnya itu, kedepan terus terbangun kerjasama demi kemajuan Sains di Maluku.

Selain itu, panitia pelaksana Octavianus Pentury, menambahkan tujuan dari pemutaran film ini mengajak peserta didik untuk bisa beproses dan sains terus menjadi perhatian siswa. “Film ini sudah untuk kali kedua bagi SMA Siwalima dan tahun ini peserta didik lebih banyak dari tahun lalu dengan jumlah siswa sebanyak 1500 terdiri dari siswa SD, SMP, SMA sederajat di Kota Ambon. Dimana mereka selesai menonton film ini ada lagi bahan eksperimen yang sudah disediakan untuk peserta didik mencoba sesuai dengan film yang ditonton, yang berkaitan dengan lingkungan sekitar, “ tandasnya. (SM-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *