SABUROmedia, Malteng — Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menerima audiensi dari Ambon Sailing Community (ASC) dalam rangka persiapan Darwin To Banda Yacht Race yang direncanakan akang dilaksanakan pada bulan Agustus 2026.

Nico Tulalesy, perwakilan dari ASC, Senin (15/06/2026) menyampaikan bahwa audiensi ini dimaksudkan untuk menyampaikan kesiapan teknis, memperkuat sinergi dan promosi guna mendukung kelancaran event tersebut.

Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah Maluku Tengah dan ASC, event ini diharapkan sebagai momentum untuk menjadikan Maluku Tengah sebagai destinasi wisata unggulan

Pertemuan ini yang berlangsung di Kantor Bupati Malteng, dimana pihak ASC diwakili tiga orang masing-masing Nico Tulalessy, Ceisar Riupassa dan Sonya Sahureka. Sementara Bupati Malteng ikut didampingi Kadispar Maluku Tengah, Kadis Lingkungan Hidup dan Kadis Pemuda dan Olahraga Malteng.

Niko Tulalessy ke SM menjelaskan, dalam penyelenggaraan ini ASC juga bersinergi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Darwin, Konjen Australia Makasar, TNI AL Kodaeral IX Ambon, Dispar Prop, Dinsos Prop, Dispar kabupaten dan koordinasi dengan pihak CIQP yang telah siap hadir di Banda saat kegiatan berlangsung.

Terkait pelaksanaan nanti, kata Nico kapal-kapal akan lepas star pada tanggal 1 Agustus dari Kota Darwin menuju Banda Neira dan direncanakan kapal pertama akan tiba pada tanggal 4 dini hari

Sementara itu, Bupati Zulkarnain Aeat Amir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan peluang strategis untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya dan kekayaan bahari Maluku Tengah kepada dunia internasional.

“ Darwin to Banda Yacht Race bukan sekadar ajang olahraga dan wisata bahari, tetapi juga menjadi sarana promosi yang sangat efektif untuk memperkenalkan potensi Maluku Tengah kepada wisatawan mancanegara. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah siap mendukung dan bersinergi demi menyukseskan pelaksanaan kegiatan ini,” ujarnya.

Bupati juga menambahkan, kehadiran para peserta yacht dari berbagai negara diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke Maluku Tengah.

“ Kami berharap event ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat posisi Maluku Tengah sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia, sekaligus membuka peluang investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” harapnya. (SM)