SABUROmedia, Ambon — Departemen Pengabdian Masyarakat BEM Kema Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (FK Unpatti) menggelar Health Up 2026: Seminar Edukasi dan Screening HIV di Ruang Kuliah FK Unpatti, Minggu (31/05/2026), sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat serta mengurangi stigma terhadap penyandang HIV/AIDS.
Ketua Panitia, Daniella Nirahua, mengatakan kegiatan yang mengusung tema HOPE (Healing, Open-mindedness, Prevention, and Empathy) ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu kesehatan yang masih menjadi tantangan di masyarakat.
“ Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah belajar dan berdiskusi untuk membangun kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas stigma,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber, yakni dr. Ritha Tahitu., M.Kes dari Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura dan Rosana C. Karamoy., S.Pd., M.Si, Direktur Yayasan Pelangi Maluku.
Keduanya membawakan materi mengenai HIV/AIDS, upaya pencegahan, pentingnya deteksi dini, serta penghapusan stigma terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA).
Kegiatan ini turut didukung oleh Yayasan Pelangi Maluku, Klinik Komunitas Candela, dan Forum Anak Maluku Manise.
Dekan FK Unpatti, dr. Farah Christina Noya., MHPed., Ph.D., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran tenaga kesehatan dan mahasiswa kedokteran dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi dan pencegahan.
Selain seminar edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan layanan screening HIV gratis bagi peserta sebagai upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Melalui kegiatan ini, BEM Kema FK Unpatti berharap dapat mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih peduli, inklusif, dan bebas stigma terhadap penyandang HIV/AIDS (SM)