SABUROmedia, Ambon — Universitas Pattimura tengah mempersiapkan 13 program studi untuk mengikuti akreditasi internasional melalui lembaga ACQUIN. Dari jumlah tersebut, Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum menjadi salah satu prodi yang ditampilkan sekaligus berperan sebagai motor penggerak bagi 12 program studi lainnya.

Pelaksana Tugas Dekan Hukum sekaligus Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr. Ruslan HS Tawari., S.Pi., M.Si menyampaikan ke SM, Selasa (03/02/2026) bahwa Fakultas Hukum dalam hal ini Program Studi Ilmu Hukum telah melakukan koordinasi intensif dengan Lembaga Penjaminan Mutu Universitas Pattimura guna menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan dalam proses pengajuan akreditasi internasional.

Sebanyak 13 program studi telah resmi mendaftar pada program akreditasi internasional ACQUIN, ungkapnya.

” Saat ini, Fakultas Hukum memimpin proses persiapan dokumen dengan fokus pada penyediaan standar internasional, khususnya terkait sarana dan prasarana. Berbagai peningkatan fasilitas yang sedang dilakukan meliputi ruang layanan pelajar, toilet, perpustakaan, hingga ruang belajar, ” jelas mantan Ketua Harian DPP IKAPATTI ini.

Tawari juga menegaskan bahwa target penyelesaian seluruh dokumen yang ditetapkan pada pertengahan tahun 2026, sekitar Juni–Juli, agar pengajuan (submit) dapat dilakukan tepat waktu.

Ia juga menjelaskan adanya jeda sekitar dua bulan antara tahap submit dan asesmen lapangan, sehingga diharapkan asesmen dapat dilaksanakan pada Agustus 2026. Apabila jangka waktu waktu tersebut tidak terpenuhi, proses akreditasi berpotensi mengalami penundaan.

Dengan langkah ini, Universitas Pattimura menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing program studi di tingkat internasional. (SM)