SABUROmedia, Ambon – Pasca Pelaporan Pelaku yang membuat Flyer Provokatif bernuansa fitnah oleh Walikota Ambon ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku, pada Rabu (28/1/2026) lalu, terlapor Mujahidin Buano bersama rekan-rekannya akhirnya menemui Wali Kota Ambon, Bodewin Melkias Wattimena, di Balai Kota Ambon, Jumat (30/01/2026) sekitar pukul 17.15 WIT.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan.

Wali Kota Ambon menjelaskan bahwa dialog yang terjadi tidak hanya sebagai pejabat dan warga, tetapi juga sebagai orang tua dan anak, bahkan kakak dan adik, dimana awalnya terlapor memberikan perlawanan argument di beberapa grup Medsos.

“ Hal terpenting dalam persoalan ini adalah Ade Mujahidin Buano dong, telah meminta maaf kepada Saya,” ungkap Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena di Balaikota saat menemui mereka.

Mujahidin Buano dan rekan-rekannya hadir dengan kepala tertunduk untuk menyampaikan permohonan maaf langsung kepada orang nomor satu di Kota Ambon tersebut.

Karena permasalahan tersebut telah diselesaikan melalui pertemuan bersama, Wali Kota memastikan dirinya telah memerintahkan kuasa hukum untuk menarik laporan polisi, sehingga persoalan ini dinyatakan selesai.

Ia mengingatkan masyarakat bahwa mengkritik kebijakan adalah hak warga negara, namun menjaga kehormatan simbol daerah adalah bagian dari etika berbangsa.

Menurutnya, peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat untuk terus membangun kehidupan orang basudara di Kota Ambon.

Perbedaan pandangan dan rasa sakit hati mungkin saja terjadi, namun nilai saling mengasihi dan saling mengampuni jauh lebih penting demi masa depan kota.

“ Perbedaan pasti ada, tetapi hidup saling mengasihi dan saling mengampuni adalah kunci utama untuk membangun Kota Ambon,” Ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak mudah melakukan polarisasi atau memojokkan pejabat publik secara personal, terutama mereka yang telah diamanahkan mandat oleh suara terbanyak masyarakat.

“ Mari kita sama-sama menatap ke depan untuk Ambon yang lebih maju lagi. Melalui kepedulian kita semua, mari kita jadikan Kota Ambon sebagai simpul kekerabatan sosial bagi 10 kabupaten/kota lainnya di Maluku. Jika jantungnya (Ambon) damai, maka seluruh Maluku akan merasakan keteduhannya,” ajaknya.

Sementara itu, Ketum DPW BKPRMI Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar menyambut baik kebesaran hati Pak Walikota dan sifat satria Mujahidin Buano dan kawan – kawan, semoga hal ini menjadi modal sosial yang kuat untuk mendukung pembangunan Kota Ambon, bahkan Provinsi Maluku kedepan. Mari Kita dukung Beta Par Ambon, Ambon Par Samua, untuk Kota masa depan yang jauh lebih baik lagi, Pinta Ilham, yang juga mantan Ketua DPD KNPI Kota Ambon ini (SM)