SABUROmedia, Nameole – Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Dr. Hi. Tagop Sudaraono Soulissa, SH. MT dengan resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2022, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buru Selatan. Selasa, 23/02/2021.
Bupati Buru Selatan Dr. Hi. Tagop Sudarsono Soulussa, SH. MT dalam sambutannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan forum konsultasi publik penyusunan rancangan awal RKPD Kabupaten Buru Selatan Tahun 2022 ini merupakan momen yang sangat strategis untuk kita mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan yang mampu menjawab isu-isu strategis saat ini.
“Lanjutnya, Tahun 2022 ini merupakan tahun awal dalam penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) bagi kepemimpinan Ibu Hj, Safitri Malik Soulissa, S.Ip dan Bapak Gerson Eliaser Selsily. SE selaku Bupati dan Wakil Bupati Periode 2021-2025 dalam upaya pencapaian visi Pemerintah Kabupaten Buru Selatan yakni “Mewujudkan Kemandirian Buru Selatan Secara Berkelanjutan Sebagai Kabupaten Yang Rukun Berbasis Argo-Marine”.
Oleh karena itu, penyusunan RKPD tahun 2022 harus lebih cermat dan terintegratif, serta mampu menjawab permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat Buru Selatan secara tepat dan strategis, “jelas Bupati Dua Periode ini.
Dikatan Soulissa. Output dari konsultasi publik ini diharapkan dapat menjadi media pembentukan komitmen seluruh stakeholder dalam keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam tahapa penyusunan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD), yakni sebagai pedoman dan penyusunan kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas serta plafon anggaran sementara (PPAS).
Penyusunan rencana kegiatan pembangunan daerah, perlu disepakati tema pembangunan tahun 2022 sebagai salah satu panduan dalam menyamakan persepsi dan pemahaman bersama tentang pembangunan tahun 2022, “jelasnya.
Dengan mengacu pada sistem pembangunan nasional, maka RKPD Tahun 2022 diharuskan merujuk pada dokumen-dokumen perencanaan RPJP Nasional, RPJM Nasional, RKP Tahun 2021, RPJPD dan RPJMD Provinsi Maluku, RPJPD Kabupaten Buru Selatan, serta RKPD Provinsi Maluku Tahun 2021. Hal tersebut karena dilihat dari prioritas pembangunan, kebijakan dan arah pembangunan yang akan dilaksanakan Tahun 2022. “paparnya.
“Selanjutnya, dengan berpedoman pada arah pembangunan berdasarkan RKP Nasional, RKPD Provinsi Maluku, RPJPD Kabupaten Buru Selatan Tahun 2009-2029, maka Tema Pembangunan Tahun 2022 adalah “Percepatan Pemulihan Ekonomi Daerah Dan Kesehatan Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat.
Bupati menambahkan, di Tahun 2022 Pemerintah Kabupaten Buru Selatan akan mengangkat 5 prioritas pembangunan daerah yakni : 1. Peningkatan Kesejahteraan Sosial Dan Penguatan Pembangunan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan,
2. Peningkatan Sarana Dan Prasarana Infrastruktur Dan Penataan Ruang,
3. Penguatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintahan Dan Percepatan Pembangunan Sumber Daya Manusia,
4. Peningkatan Penguatan Wawasan Kebangsaan Dan Jati Diri Masyarakat Serta Pemantapan Tata Kehidupan Masyarakat Yang Aman, Damai, Tertib, Taat Hukum Dan Harmonis dan,
5. Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, “ajak Bupati (Dr. Tagop S. Soulissa)
Diakhir sambutanya Bupati 2 Periode itu, mengajak bahwa dalam proses penyusunan RKPD tahun 2022, saya minta semua pimpinan opd serta seluruh stakeholder untuk berpikiran terbuka, memiliki visi kedepan, terintegratif dan inovatif. RKPD harus mampu mengintegrasikan pembangunan lintas sektor secara terukur. dengan demikian diharapkan penyelenggaraan pembangunan pada tahun 2022 akan lebih terarah, terukur dan akuntabel, serta menjawab isu-isu strategi yang ada. (SM/AL)