SABUROmedia, Malra – Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun bersama rombongan menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Pembangunan Daerah (MUSREMBANG RKPD) di Kecamatan Kei Besar Selatan Selasa pagi.
Dalam sambutannya Bupati menjelaskan bahwa musrenbang merupakan forum partisipatif, implementasi pendekatan “bottom-up” yang diatur dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), yang menyebutkan bahwa pelaksanaan musrenbang sebagai forum antarpemangku kepentingan yang membahas rancangan RKPD guna menyerap aspirasi masyarakat, sehingga forum ini harus diikuti secara serius, dan dilaksanakan secara efektif dan efisien. Menurutnya, melalui Forum ini kebutuhan riil masyarakat di lingkup desa disampaikan, untuk selanjutnya ditindaklanjuti dalam kebijakan pembangunan.
Bupati juga menjelaskan bahwa musrenbang tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, di tahun ini akan terdokumentasi secara elektronik melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau SIPD sesuai amanat Permendagri Nomor 70 Tahun 2019. Hal ini dimaksudkan agar transparansi agar semakin baik. Seluruh tahapan input sampai dengan verifikasi dapat dipantau secara langsung oleh pihak pengusul.
Namun Bupati juga mengingatkan hal-hal yang perlu diperhatikan agar usulan yang disampaikan benar-benar memenuhi kriteria seperti: sesuai prioritas daerah dan prioritas wilayah; sesuai dengan kewenangan; merupakan permasalahan yang riil di dalam masyarakat; dan tidak dapat ditangani oleh Dana Desa.
Selanjutnya ia juga berbicara tentang prioritas daerah. “Untuk tahun 2022, fokus pembangunan kita adalah: pemulihan sosial ekonomi, serta peningkatan kapasitas infrastruktur. Fokus ini untuk menjawab ketahanan daerah dalam menghadapi pandemi Covid-19”, jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa Kecamatan Kei Besar Selatan, adalah salah satu kecamatan yang perlu mendapat perhatian serius. Sehingga pelayanan kesehatan dan Pendidikan beserta sarana dan prasarananya, ekonomi, dan sosial harus dapat ditingkatkan.
Selain itu ia mengatakan bahwa Kapasitas infrastruktur dan konektivitas perlu ditingkatkan, yaitu: pembangunan dan/atau peningkatan jalan, askes air bersih dan sanitasi, perumahan layak huni dan moda transportasi harus dapat ditangani.
Sehubungan dengan itu, pada kesempatan ini Bupati menyampaikan, bahwa beberapa proyek strategis yang akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kei Besar Selatan dalam Tahun 2021 ini, antara lain: Peningkatan Jalan Hotmix Ruas Jalan Elat—Weduar (termasuk Segmen Tamangil—Weduar); Pembangunan Jembatan; rehabilitasi ruang kelas di beberapa sekolah; pembangunan rumah swadaya; peningkatan jalan desa strategis; penyediaan sarana air bersih di beberapa ohoi dan fasilitas kesehatan, serta beberapa paket kegiatan lainnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dalam tahun 2021 ini, telah dilaksanakan pemberian bantuan hibah pembangunan sarana ibadah. Dimana untuk Wilayah Kecamatan Kei Besar Selatan ada beberapa desa telah mendapat dana Hibah, sehingga dirinya berharap dapat dimanfaatkan secara baik, agar pembangunan dapat segera dirampungkan.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Thaher Hanubun kembali mengingatkan bahwa situasi pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga kewaspadaan dan kepatuhan penerapan Protokol Penanganan Covid sangat penting dilakukan, guna menekan penyebaran dan memutus mata rantai penularannya.
Ia juga menghimbau agar pelaksanaaan musrenbang ini, tetap menerapkan protokol kesehatan penanganan covid-19 secara baik dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Dalam kegiatan yang digelar di Ohoirenan itu, turut hadir juga para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Wakapolsek dan Pimpinan OPD terkait. (**)