SABUROmedia, Dobo -Kesimpansiuran satu pasien yang meninggal karena diduga Covid 19 membuat masyarakat Aru bingun dan bertanya tanya apakah yang meninggal itu Karena Covid ataukan penyebab lain seperti penyakit penyertaan seperti Ginjal yang menyerang salah Warga kepulauan Aru itu. Lambannya Tim Gugus Tugas Kepulauan Aru menyampaikan ke Publik terkait kasus kematian perdana di Aru itu membuat masyarakat kota dobo panik dan bertanya tanya tidak ketinggalan di Media Sosial.  hal ini membuat salah satu warga Aru membuat surat terbuka kepada Presiden RI Jokowidodo.  adapun isi surat itu adalah:

kepulauan Aru, 18 Januari 2021

Kepada

Yth, Presiden Republik Indonesia

Di

Jakarta

To the point saja Pak Presiden, saat ini Masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru sedang dibuat Resah terhadap adanya informasi simpang siur terkait satu orang korbanmeninggal dunia yg di duga akibat Covid 19.

Terhitung sejak dini hari tadi Senin 18 Januari 2021 masyarakat dihebokan dengan informasi tersebut diatas, sampai saat surat ini dibuat belum ada informasi resmi dari pihak Gugus Tugas Kabupaten Kepulauan Aru, padahal minimal satu jam sebelum ada keresahan dimasyarakat harusnya sudah ada klarfikasi atau jumpa pers agar menghindari kepanikan dimasyarakat.

Terkait Covid 19 di Aru ini juga kami (Masyarakat) tidak perna menerima informasi yang akurat satu pun dari pihak Gugus Tugas Terkait Jumlah Pasien Positif, pasien sembuh, pasien OTG dan lain², informasi yg beredar dari keluarga yang dinyatakan postif Covid malah dikarantina dirumah masing tanpa pengawan apapun.

Mohon perhatian dari Bapak utk memastikan kita di Aru masih aman, sedapat mungkin bapa kirimkan orang bapa yg bisa dipercaya untuk audit semua persoalan tentang Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Aru.

Ttd, Masyarakat Aru.