SABUROmedia, Ambon — Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik pemilih perempuan dan mendorong pelaksanaan pemilihan dan Pemilu mendatang yang lebih berkualitas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon menggelar kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih segmen perempuan, Rabu (16/09/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Infinity Cafe & Eatery, Kota Ambon dengan mengangkat tema : “ Partisipasi Perempuan dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas “ .
Dalam kegiatan tersebut, BKPRMI Pulau Ambon turut mengambil bagian melalui keterwakilan perempuan organisasi, yang diwakili Tiara Wa Ode., SE dan Anita., SH.
Kehadiran perwakilan perempuan BKPRMI Pulau Ambon menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk mendorong keterlibatan perempuan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, termasuk dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, inklusif, partisipatif, dan berintegritas.
Lembaga Pemantau Pemilu BKPRMI Pulau Ambon, Anita., SH ke media SM, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun keluarga, masyarakat, serta generasi muda. Karena itu, ruang partisipasi perempuan dalam berbagai proses sosial dan demokrasi perlu terus diperkuat.
Melalui kegiatan ini, BKPRMI Pulau Ambon berharap terbangun sinergi yang semakin baik dengan berbagai pihak, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya partisipasi yang bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi, ucapnya.
“ Perempuan bukan hanya menjadi bagian dari proses demokrasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun demokrasi yang berintegritas, damai, dan inklusif, ”, tegasnya.
BKPRMI Pulau Ambon akan terus mendorong keterlibatan pemuda dan remaja masjid dalam berbagai kegiatan positif yang memberikan kontribusi bagi kemajuan Kota Ambon, sejalan dengan semangat membangun Kota Ambon yang bersih, toleran, dan inklusif.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud, dalam sambutannya mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas demokrasi. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pemilik hak suara, tetapi juga memiliki peran penting dalam keluarga dan lingkungan masyarakat.
“ KPU Kota Ambon berkomitmen penuh untuk menjalankan amanat regulasi, khususnya PKPU Nomor 10 Tahun 2018 tentang Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat,” jelasnya
Menurutnya, perempuan dapat menjadi bagian penting dalam menjaga demokrasi dari berbagai praktik yang berpotensi merusak integritas pemilu, seperti politik uang (money politics), berita bohong (hoax), dan politisasi SARA.

Sementara itu, kegiatan tersebut menghadirkan Lusi Peilouw., S.Pi., MA dan Kepala Divisi SDM, Sosdiklih dan Parmas KPU Kota Ambon Fadhilah Bachmid sebagai pemateri. (SM)