SABUROmedia, Ambon — Kebakaran yang terjadi di kawasan Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon, pada Jumat (28/08/2026) yang lalu, mengisahkan kisah menyedihkan bagi warga yang kehilangan rumah tempat tinggal mereka sehingga kesedihan masih tersisa pada sebagian warga yang menjadi korban kebakaran.
Namun beberapa hari tersisa masa tanggap darurat selama 14 hari pasca kebakaran sejak 28 Oktober 2026 yang lalu yang diberlakukan Pemerintah Kota Ambon akan segera berakhir
Mendengar kabar kebakaran yang terjadi, dimana sedikitnya 15 unit rumah warga hangus dilalap si jago merah dan dua orang dilarikan ke rumah sakit, karena tersengat listrik, 1 orang meninggal dan juga menyebabkan empat orang mengalami luka-luka, melahirkan gerakan kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah ditunjukan Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Maluku.

Di sela – sela kunjungan di Posko Korban dan meninjau langsung lokasi kebakaran yang terjadi di Batu Merah, Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar, Sabtu (05/09/2026) meminta agar masa tanggap darurat Pemerintah Kota Ambon dapat diperpanjang, mengingat trauma dan banyaknya para korban belum mendapatkan tempat tinggal sementara, ucapnya.
Dia juga meminta agar para Korban Kebakaran mendapatkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) atau subsidi sewa langsung untuk beberapa bulan kedepan dari Pemerintah agar segera dapat menyewa rumah/ kos – kosan pasca habis masa tanggap darurat nantinya. Disamping itu, karena ada beberapa yang juga adalah pelaku UMKM, mungkin agar diprioritaskan untuk dapat menerima program bantuan modal tunai bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Pemerintah Kota Ambon, pinta Ilham, Ketua Umum BKPRMI Maluku yang didampingi Komandan Brimaswil BKPRMI Maluku, Risman Laduheru di Posko Kantor Desa Batu Merah.
“ Hal ini sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap keluarga yang rumahnya beberapa waktu lalu hangus terbakar akibat musibah kebakaran. Kita bayangkan semua hangus, mari kita semua empati, gotong royong apa yang bisa kita berikan untuk membantu mereka, “ ajak Ilham, yang juga mantan Ketua DPD KNPI Kota Ambon ini.
Senada dengan tersebut, hal yang sama disuarakan juga salah satu korban, Mulyadi, pelaku UMKM yang semua barang – barangnya terbakar habis, dia berharap Pemerintah dapat membantu mereka kembali, agar bisa berjualan kembali, dan dapat melanjutkan hidup, harapnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan BKPRMI berkesempatan membantu keluarga korban berupa 14 Paket bagi Pelajar dan Mahasiswa yang berisi Tas Sekolah, Alat Tulis, Sepatu, Alqur’an, Air Zam Zam serta pakaian layak pakai, sambungnya.

Disamping itu kita juga menggelar makan siang bersama para keluarga korban dan Staf Posko Kebakaran Batu Merah, sebagai bagian trauma healing yang kita lakukan bersama.
Sementara itu, Raja Negeri Batu Merah sekaligus Kepala Pemerintahan Negeri (KPN), Bapak Ali Hatala menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kepedulian BKPRMI Maluku, dan berharap kedepan bisa terus bersinergi dan kolaborasi mendukung Negeri Batu Merah. (SM)