SABUROmedia, Ambon — Pendaftaran Kepala Keluarga (KK) dalam program digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Kota Ambon terus menunjukkan perkembangan.
Hingga Kamis (20/08/2026), sebanyak 38.564 KK telah terdaftar, atau mencapai 32,03 persen dari total 120.396 KK yang menjadi sasaran.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy mengatakan, proses pendaftaran masih terus berjalan dengan melibatkan ratusan agen, yang aktif melakukan pendataan di lapangan.
“Sampai hari ini, sudah 38.564 KK atau 32,03 persen dari total 120.396 KK yang terdaftar. Untuk agen aktif yang melakukan pendaftaran sebanyak 550 agen,” kata Ronald, saat dihubungi dari Ambon, Kamis (20/08/2026).
Berdasarkan capaian per kecamatan, Leitimur Selatan (Letisel) mencatat persentase pendaftaran tertinggi, dengan mencapai 50,94 persen dari jumlah KK di wilayah Kota Ambon.
Selanjutnya, Kecamatan Teluk Ambon mencapai 34,90 persen, Kecamatan Nusaniwe 34,68 persen, Kecamatan Baguala 30,57 persen, dan Kecamatan Sirimau 29,58 persen.
Ronald menegaskan, proses pendaftaran akan terus didorong, untuk memperluas cakupan pendataan masyarakat, sehingga seluruh KK yang menjadi sasaran dapat terakomodasi, dalam program digitalisasi bansos.
“Pemerintah Kota Ambon juga terus mengoptimalkan peran agen di setiap wilayah, untuk mempercepat proses pendaftaran, dan memastikan data penerima bantuan sosial semakin akurat serta terintegrasi secara digital,” tandas dia. (SM)