SABUROmedia, Ambon – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Maluku turut hadir dalam kegiatan Pembukaan Advance Training (Latihan Kader III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku di Gedung Islamic Center Ambon, pada Sabtu (25/07/2026).
Mengangkat tema ” Intelegensia HMI: Ikhtiar Menjawab Krisis Multidimensi Menuju Masyarakat Cita ”, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan kader dalam menghadapi tantangan sosial dan perkembangan demokrasi di era modern.
Partisipasi BKPRMI Maluku dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen untuk mendukung tumbuhnya generasi muda islam yang memiliki kesadaran politik, berpikir kritis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum DPW BKPRMI Maluku, La Arufin Manuru., S.Pd ke SM menilai bahwa proses kaderisasi yang dilakukan oleh HMI memiliki kontribusi penting dalam melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kepekaan terhadap dinamika kebangsaan.
“ Saya ucapkan selamat kepada Badko HMI Maluku atas pelaksanaan kegiatannnya, dam bagi Peserta yang mengikuti latihan hari ini kita berharap nanti akan muncul kader-kader HMI yang bisa bicara tidak hanya di tingkat daerah tapi juga di tingkat nasional, “ harap La Arufin Manuru, yang juga mantan Ketua PW KAMMI Maluku ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang semakin erat antara sesama Organisasi Kepemudaan Islam, dan berbagai pihak terkait dalam memperkuat kualitas demokrasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa., SH., LLM yang hadir sekaligus membuka kegiatan ini, beliau mengajak kader HMI belajar dari nilai-nilai Pela Gandong dan Siwalima yang telah lama menjadi perekat kehidupan masyarakat Maluku.
Menurutnya, semangat persaudaraan, toleransi, dan gotong royong yang diwariskan para leluhur merupakan modal sosial yang harus terus dijaga di tengah keberagaman Indonesia.
” Kepemimpinan sejati lahir dari kemampuan merangkul perbedaan, menjaga persatuan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Nilai-nilai itulah yang harus dimiliki setiap kader HMI,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah undangan dari berbagai unsur, antara lain dihadiri Gubernur dan Forkopimda Provinsi Maluku, Walikota Ambon, Wakil Wali Kota Tual, Presidium MW Kahmi dan Forhati Maluku, MD Kahmi Kota Ambon, OKP/ Ormas Maluku, Pengurus Badko HMI Maluku, Alumni HMI, serta peserta LK III dari berbagai Provinsi di Indonesia. (SM)