SABUROmedia, Ambon — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Ambon Kembali mengelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada generasi muda, kali ini bersama Pemuda Muhammadiyah, Selasa (31/03/2026)

Sosialisasi ini juga melibatkan Dinas Kesehatan Kota Ambon dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Maluku sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Program JKN.

‎Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim menyampaikan bahwa edukasi Program JKN penting untuk meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya jaminan kesehatan. ‎

‎Harbu menambahkan bahwa Program JKN merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“ Sosialisasi ini dilakukan agar generasi muda seperti Pemuda Muhammadiyah memahami Program JKN. Lebih baik lagi jika informasi ini diteruskan kepada kerabat dan keluarga. Program JKN juga memiliki semangat gotong royong. Peserta JKN yang sehat membantu peserta yang sakit dengan cara rutin membayar iuran,” Jelas Harbu Hakim, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon.

Hal yang sama disampaikan Ketua IDI Wilayah Maluku, M. Saleh Tualeka, menyampaikan komitmennya dalam menjaga mutu layanan kesehatan dalam pelaksanaan Program JKN.‎

Menurut beliau, IDI berperan penting dalam menjaga mutu layanan kesehatan serta memberikan masukan kebijakan agar regulasi yang diterapkan mengutamakan keselamatan pasien.

‎Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ambon, Johan S. Morimarna, juga menyampaikan bahwa hingga Desember 2025, tingkat kepesertaan Program JKN di Kota Ambon telah mencapai 98,65 persen.‎

‎“ Pemerintah Kota Ambon telah memenuhi target jumlah kepesertaan Program JKN. Namun, tingkat keaktifan peserta masih perlu ditingkatkan. Semoga dengan sinergi antarinstansi di Pemerintah Kota Ambon, hal ini segera terealisasi,” ucap Johan. (SM)