SABUROmedia, SBB — Bawaslu SBB gelar Bawaslu Ngabuburit yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa yang dihadiri oleh perwakilan berbagai Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) serta unsur masyarakat sipil di Kantor Bawaslu SBB Kota Piru, Jumat (06/03/2026).

Hadir di antaranya elemen dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Pemuda Katolik, serta Pemuda Protestan. Kehadiran lintas organisasi ini mencerminkan semangat inklusif dan kolaboratif dalam mengawal integritas proses demokrasi.

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan mengusung tema “ Semangat Ramadhan dalam Meningkatkan Partisipatif Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB)”, sebagai upaya strategis memperkuat peran pemuda sebagai benteng demokrasi di tengah bulan suci Ramadhan 1447 H.

Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Seram Bagian Barat, Salamun., A.Md menegaskan pentingnya pengawasan berkelanjutan meskipun berada di masa non-tahapan pemilu atau pilkada.

“ Di luar tahapan pemilihan, Bawaslu tetap melakukan pengawasan, termasuk uji petik terhadap Pemutakhiran Daftar Pemilih Tambahan dalam kerangka PDPB. Ini krusial untuk memastikan data pemilih akurat, mutakhir, dan inklusif, sehingga hak pilih setiap warga negara dapat terjamin tanpa diskriminasi,” ujar Salamun.

Ia juga menyoroti bahwa PDPB bukan sekadar administrasi teknis, melainkan fondasi utama kualitas demokrasi. Bawaslu SBB, lanjutnya, telah secara konsisten melaksanakan uji petik triwulanan terhadap proses pemutakhiran data pemilih, sebagaimana tercermin dalam rekapitulasi sebelumnya yang mencatat total pemilih mencapai ratusan ribu jiwa di wilayah tersebut.

Salamun berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara Bawaslu dengan elemen pemuda dan OKP. “Pemuda adalah pilar utama demokrasi. Melalui semangat Ramadhan yang penuh introspeksi dan keikhlasan, kita harapkan partisipasi aktif mereka dalam mengawal proses PDPB dan tahapan demokrasi mendatang, termasuk menuju Pemilu 2029,” tegasnya.

Adapun beberapa saran dari Unsur Muhammadiyah, kegiatan – kegiatan seperti ini harus selalu di lakukan guna meningkatkan pemahaman kepada masyarakat, terkait fungsi dan pengawasan Pemilu ataupun Pilkada, agar tidak terjadi lagi kecurangan di kemudian hari .

Dari unsur Ansor mengapresiasi, pengawasan butuh penguatan setiap saat, penting sekali kegiatan partisipasi masyarakat di lakukan secara kontinu, agar kita tidak lalai kedepan dalam mengawal Pemilu dan demokrasi dengan baik .

Program Ngabuburit Pengawasan ini sejalan dengan inisiatif nasional Bawaslu RI di berbagai daerah selama Ramadhan 2026, yang memanfaatkan momentum spiritual untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pengawasan partisipatif.

Di Maluku, khususnya Seram Bagian Barat, kegiatan semacam ini diharapkan menjadi ruang dialog produktif yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab sipil dalam menjaga kemurnian demokrasi.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan tausiah singkat, yang diikuti sesi diskusi terbuka.

Para peserta menyepakati komitmen bersama untuk aktif melaporkan potensi penyimpangan data pemilih serta turut serta dalam pengawasan berkelanjutan.

Bawaslu SBB menegaskan akan terus membuka ruang kolaborasi serupa guna mewujudkan demokrasi yang berintegritas dan bermartabat di wilayah Seram Bagian Barat.Ayo Awasi Bersama – demi masa depan demokrasi yang lebih berkualitas, akhirnya (SM)