SABUROmedia, SBB — Panglima Kodam (Pangdam) XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo menyerahkan lambang kesatuan atau Tunggul Batalyon kepada Yonif TP-865/Satria Manewata di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) pada Selasa, (27/01/2026).

Penyerahan Tunggul Batalyon ini merupakan tradisi resmi di lingkungan Kodam XV/Pattimura, dimana Panglima secara langsung menyerahkan lambang kesatuan kepada Komandan Batalion di hadapan seluruh pasukan.

“ Secara resmi, pejabat batalyon telah dilantik dan diresmikan langsung oleh Presiden pada 10 Agustus 2025 di Batujajar. Namun, tradisi Pangdam menyerahkan Tunggul ini memberi kebanggaan tersendiri bagi satuan,” kata Mayjen Putranto Gatot Sri Handoyo.

Pangdam berharap penyerahan Tunggul Batalion tersebut dapat memotivasi anggota Yonif TP-865/Satria Manewata agar melaksanakan tugas dengan baik, khususnya di wilayah Kabupaten Seram Barat. Saat ini lanjutnya, jumlah personel batalion baru mencapai sekitar 55 persen atau sekitar 600 orang.

“ Jadi ini memang kita belum bisa mengisi penuh, karena memang kita harus membentuk banyak batalyon TP di wilayah Kodam XV/Pattimura,” ucapnya kepada wartawan.

Pangdam XV menekankan bahwa pembentukan dan penyerahan Tunggul Batalyon ini bertujuan untuk memperkuat wilayah operasional Kodam XV/Pattimura di Maluku. Olehnya itu, keberadaan satuan baru ini diharapkan dapat mendukung stabilitas keamanan dan kesiapan operasional TNI di daerah tersebut.

Ditambahkan, tahap pertama ini telah dilakukan pembentukan batalion meliputi Yonif TP-865 di SBB, tahap kedua akan mencakup Yonif TP-866 di Halmahera Timur dan Yonif TP- 867 di Halmahera Selatan. Tahap ketiga rencananya akan dibentuk di Moa-Maluku Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, serta Brigif di Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

“Jadi kita nanti di tahap ketiga ini ada empat satuan yang kita bentuk untuk nanti memperkuat di wilayah Selatan,” kata Pangdam XV (SM)