SABUROmedia, Riau — Bertempat di Aula Mahratu Kabupaten Siak Sri Indrapura pada Kamis (28/08/2025), Lembaga Dakwah & Syiar Islam (LDSI) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia Kabupaten Siak Provinsi Riau mengadakan Workshop dengan tema “Penguatan dan Pengembangan Kegiatan Syiar Islam di Sekolah dan Kampus yang Asyik, Menarik dan Berkelanjutan melalui Agenda Siswa Dakwah (SISDA) & Akamdemi Da’i Remaja Indonesia (ADRI)”.

Workshop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pelantikan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Siak yang pada periode 2025-2030 dipimpin oleh Ustadz M Tarmizi. Hadir melantik jajaran pengurus Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Riau abangda Mohamad Hasbi.

Pembahasan workshop dimulai dengan pertanyaan yang fundamental dari Direktur Nasional LDSI Maisar Setiawan kepada peserta yang terdiri dari guru dan murid utusan Sekolah Menengah/Madrasah se-kabupaten Siak yang mana beliau bertanya “apakah situasi dan kondisi generasi Islam hari ini baik-baik saja dan sesuai harapan?”.

Berbagai tanggapan peserta mengerucut pada beberapa kesimpulan yang di antaranya mengatakan bahwa pada saat ini terjadi fenomena yang memprihatinkan di lingkungan remaja-pemuda, mulai dari rendahnya pemahaman agama, rusaknya tatanan pergaulan dan pengaruh buruk pornografi, judi online dan narkoba.

Pemateri menggunakan metode FMS; yang mana fenomena/fakta kekinian dipilah menjadi masalah-masalah sesuai skala prioritas dalam menerapkan solusi-solusi yang akan ditempuh. Setelah Fakta-Masalah-Solusi tersusun, peserta diarahkan untuk menyusun langkah-langkah konkrit dengan metode DO IT; Diskusi ide & gagasan, Organisir tim penggerak program pembinaan, Inisiatif dalam pelaksanaan dan Tawakkal terhadap hasil apapun yang diberikan Allah SWT.

Salah satu solusi yang ditawarkan oleh BKPRMI adalah Program Siswa Dakwah (SISDA) yang mana program ini merupakan wadah kegiatan bagi siswa-siswi sekolah menengah dalam aspirasi, implementasi dan apresiasi kegiatan-kegiatan keislaman di lingkungan sekolah.

Kegiatan SISDA tidak hanya berfokus pada ceramah/kultum saja tetapi juga menjadi sarana dakwah kreatif bagi pelajar seperti bedah film, mading sekolah, seni Islami, hiking, camping/mabit, dan banyak hal menarik dan asyik lainnya yang dapat dikembangkan. Dan yang lebih seru lagi SISDA memiliki Program Tingkat Nasional yang diadakan oleh LDSI-BKPRMI setiap tiga tahunan, InsyaAllah, pungkas Maisar yang aktif sebagai trainer dan juga penulis buku OSIS Today EKSIS Tomorrow. (SM)