SABUROmedia, Ambon – Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar meminta polemik yang muncul usai pernyataan Wakil Gubernur Abdullah Vanath terkait legalisasi Sopi dalam perayaan HUT Ke-17 Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) beberapa waktu lalu dapat dihentikan.
Dimana sebelumnya juga disikapi dengan 4 Point Pernyataan MUI Maluku yang ditandatangani Wakil Ketua Umum I Drs. H. Abdul Haji Latua S, Wakil Ketua Umum II Drs. H. Rustam Holle, Wakil Ketua Umum III Hi. Abu Imam Abdu Rohim Rumbara, S.Pd.I MH dan Sekretaris Ali Litiloly, S.Ag. M.Si.
Menurutnya, pasca beliau menyampaikan permohonan maaf dan dan menegaskan tidak ada niat untuk melecehkan ajaran agama kepada ummat islam melalui forum yang diinisiasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku di Kantor MUI Maluku, pada Rabu (30/07/2025) harus kita terima.
“ Pak Abdullah Vanath juga tokoh ummat, yang saat ini diamanahkan sebagai Wakil Gubernur Maluku, mari kita memaafkan dan mendoakan beliau selalu, agar senantiasa diberikan hidayah dan kebijaksanaan agar tidak terulang kembali, dalam tugas dan pengabdiannya mendampingi Pa Gubernur Maluku, “ Ucapnya Ilham, yang juga Fungsionaris MUI Maluku ini.
“ Pahala Memaafkan Tidak Terbatas, Maka Jadilah Orang yang Mudah Memaafkan. Hal ini sejalan dengan tiga amalan yang Allah SWT sendiri yang akan memberikan pahalanya. Pertama Puasa Ramadhan, kedua Sabar, ketiga Memaafkan manusia. Memberikan maaf kepada manusia merupakan sikap terpuji yang dicintai Allah Ta’ala. Sifat memaafkan adalah sifatnya para ahli surga dan pahalanya tidak terbatas. Maka jadilah kita semua menjadi pemaaf kepada sesama, seperti yang dijelaskan juga dalam sebuah ayat suci Al-Quran Surat Assyuara ayat 40, “ Jelas Ilham, Ketua Umum Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Provinsi Maluku ini.
Hal ini senada dengan Ketua MUI Maluku, Prof. Hj. Abdullah Latuapo, yang juga menyambut baik permintaan maaf tersebut. Menurutnya, Wagub telah menunjukkan jiwa besar dan keikhlasan dalam menghadapi persoalan ini.
Ia pun mengimbau seluruh umat Islam di Maluku agar dapat menerima permintaan maaf itu.
“ Saya menghimbau agar seluruh masyarakat islam Maluku bisa menerima permohonan maaf wagub maluku dengan lapang dada,” ujar Latuapo.
Sebelumnya Gubernur Maluku melakukan hal yang sama dengan mengundang dialog atas kegelisahan ummat islam Perwakilan SEMMI, Badko HMI, PMII Maluku, KAMMI Maluku, GPI Maluku serta ICMI Maluku (SM)