SABUROmedia, — Kegiatan Literasi Sadar Halal Bagi Kelompok Masyarakat digelar dengan antusias tinggi di dua titik penting, yakni Kantin Yuan Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat dan Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima, Rabu (14/05/2025).

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PKB, Hj. Mahdalena., SS., M.M dengan Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal – BPJPH Kementerian Agama RI.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya pelaku UMKM, akan pentingnya sertifikasi halal dalam memperkuat daya saing produk lokal.

Dalam sambutannya, Direktur Pengawasan Jaminan Produk Halal, Bapak Budi Setyo Hartoto., SE., MM., memperkenalkan Program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis), sebagai bentuk dukungan konkret pemerintah dalam memfasilitasi UMKM agar produknya memiliki nilai tambah dan dapat menembus pasar internasional.

Hj. Mahdalena selaku Kapoksi Komisi VIII DPR RI, menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat, khususnya Pelaku UMKM. Ia menyampaikan bahwa dirinya telah mengalokasikan dana khusus sebesar Rp1 miliar untuk mendukung pengembangan UMKM di Kota Bima dan Se-pulau Sumbawa.

“ Kami hadir untuk memastikan pelaku usaha kecil mendapat akses yang mudah terhadap sertifikasi halal, sehingga usahanya dapat tumbuh, memiliki nilai jual tinggi, kepercayaan dari Pelanggan, termasuk hiegenis dan bersaing di pasar yang lebih luas,” ujar Hj. Mahdalena.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekda Kota Bima, Asisten Ahli Wali Kota Bima, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, jajaran Dinas Tenaga Kerja, serta masyarakat pelaku UMKM se-Kota Bima. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait regulasi, tantangan lapangan, pemasaran, hingga teknis pendaftaran sertifikasi halal.

Dalam kegiatan ini juga diperkenalkan Program *Juleha* (Juru Sembelih Halal), yaitu pelatihan untuk penyembelih hewan sesuai syariat Islam seperti ayam, sapi, dan kambing. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kehalalan produk daging di Rumah Potong Hewan (RPH) di Kota Bima khususnya, serta Pulau Sumbawa pada umumnya.

LP3H hadir sebagai mitra pendamping sertifikasi halal, memastikan proses pendampingan berjalan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan UMKM di Kota Bima semakin berkembang, berdaya saing, dan mampu menembus pasar global dengan jaminan produk halal yang terpercaya. (SM)