SABUROmedia, Ambon — Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, 12 Rabiul Awal 1445 Hijriah, Pj. Wali Kota Ambon meminta umat Islam di kota Ambon dapat mengikuti teladan Rasullulah.

 

“ Jangan rayakan Maulid atau kelahiran Nabi Muhammad, S.A.W tetapi hidup kita sehari- hari tidak mencerminkan perilaku dari Rasullulah, ini yang penting saat kita peringati Maulid,” kata Wattimena saat membuka Festival Maulid Wardam, Kamis (28/9/23) di Masjid Al-Hamid,Desa Waiheru, Kecamatan Baguala Kota Ambon.

 

Dirinya menjelaskan, dalam momentum peringatan Maulid Nabi maka umat Islam mesti merefleksikan kembali bagaimana kehadiran beliau di dunia ini, apa tujuan, apa misinya, dan dampaknya bagi umat manusia. Dengan demikian maka ketaqwaan umat akan semakin meningkat.

 

Salah satu teladan dikisahkan, bahwa Rasullulah selama hidupnya menjaga hubungan baik dengan  umat Kristen. Olehnya itu jika perilaku Nabi menjadi panutan maka Umat Islam harus menjaga kerukunan,baik secara intern maupun antar umat beragama.

 

“ Kerukunan umat beragama menjadi modal sosial bagi kita kalau mau kota ini maju kedepan,” tambahnya.

 

Wattimena mengungkapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus mendukung kegiatan keagamaan yang dilaksanakan masyarakat, baik besar maupun kecil.

 

Hal ini untuk menunjukan bahwa Kota ini milik bersama, sebagaimana tema HUT Ke 448 Kota Ambon.

 

“ Sepanjang dilakukan untuk kemajuan kota ini, kami akan hadir untuk memberi pencerahan bagi masyarakat sehingga dapat bersama – sama membangun kota ini,” tandasnya.

 

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini, maka menjadi momen penting dalam merayakan dan meneladani kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Ditempat terpisah, Ketum DPW BKPRMI Maluku Ahmad Ilham Sipahutar sangat memberikan apresiasi positif kepada langkah Pj Walikota Ambon, Bodewin M. Wattimena yang aktif turun menyapa warga, termasuk lintas keagamaan. Ini akan menjadi modal social capital yang luar biasa bagi Pemimpin dalam membangun Kota ini kembali, kita patut dukung program – program beliau, ujar Ilham, yang juga warga Waiheru ini. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *