SABUROmedia, Ambon — Bertemu dengan para pimpinan dan awak media di Balai Kota, Rabu (7/6/23),  Pj. Walikota Bodewin M. Wattimena mempresentasikan 5 (lima) Kebijakan Prioritas yang diusungnya dalam periode kepemimpinan satu tahun kedepan.

 

“ Kelima Kebijakan Prioritas ini kami rangkum dari 11 kebijakan periode sebelumnya, dimana ada beberapa yang sudah dapat dituntaskan, namun ada yang belum,’ ujar Wattimena didampingi Kepala Dinas Kominfosandi Kota Ambon, Joy Adriaansz.

 

Kelima kebijakan prioritas tersebut diantaranya Pertama; Penguatan Koordinasi dan Konsolidasi dengan Pemerintah Desa/ Negeri dan keluarahan, kedua; Peningkatan Manajemen Kinerja Pemerintah, Peningkatan Pengelolaan Keuangan Daerah, Serta Optimalisasi Kualitas Pelayanan Publik, dan ketiga; Pengendalian Inflasi, Penurunan Stunting, Pengurangan Angka Kemiskinan, Sinkronisasi Pelaksanaan Program Nasional Dan Program Pemerintah Provinsi Maluku.

 

Selanjutnya keempat; Pembangunan dan Peningkatan Kualitas Infrastruktur Peningkatan Pengelolaan Persampahan serta Kualitas Lingkungan Serta Pengembangan dan Peningkatan Pengelolaan Pariwisata, kelima; Fasilitasi Pemilu dan Pemilukada Tahun 2024 Serta Menjaga Netralitas ASN.

 

Wattimena menjelaskan, kelima kebijakan prioritas ini kemudian di breakdown dengan indikator – indikator berupa hal – hal konkrit yang dikerjakan oleh jajarannya.

 

“ Misalnya saja, untuk  kebijakan Prioritas yang pertama, Pemkot akan melakukan kunjungan kerja rutin dua kali dalam seminggu ke semua Desa/ Negeri dan kelurahan yang ada di kota ini,” terangnya.

 

Menurut Bodewin, untuk saat ini masih fokus mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Penjabat Wali Kota Ambon, jadi terkait Pilkada 2024 nanti saja dahulu, ujarnya.

 

 

Beliau menambahkan, “ Program yang sementara telah berjalan, WAJAR tetap akan dilaksanakan pada hari Jumat setiap pekan, namun berdasarkan evaluasi belum maksimal kehadiran masyarakat secara langsung,” ungkapnya.

 

Pj Wali Bodewin juga akan melanjutkan program pembangunan MCK yang masih belum rampung lebih dari 2.000 kepala keluarga (KK) dikota Ambon, tegasnya.

 

Wattimena berharap media massa di Kota Ambon, terutama yang menjalin kerjasama dengan Pemkot, dapat menjadi pengawas eksternal dalam pelaksanaan 5 Kebijakan Prioritas dimaksud.

 

“ Tentunya kami membutuhkan saran dan masukan dari pimpinan dan awak media dalam pelaksanaan, serta sosialisasi bagi seluruh masyarakat, ” tandasnya (SM-MCA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *