SABUROmedia, Ambon: Muhammad Cakrabatara, pengusaha sukses di kota Ambon yang kini memilih pengabdian lewat jalur politik dengan mencalonkan diri sebagai Anggota Legislatif (Aleg) kota Ambon di Pileg 2024 mendatang.

Nama Muhammad Cakrabarata oleh sebagian public kota Ambon memang cukup dikenal, itu karena latar belakangnya sebagai pengusaha terutama bagi kalangan pengusaha di bidang kontruksi di Maluku.

Selama berkarir sebagai pengusaha dibidang kontruksi, lulusan Sarjana Teknik Universitas Hasanudin Makassar ini telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan di kota Ambon lewat karyanya, sejumlah karya yang dihasilkan diantaranya ikut dalam proyek pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) dan pembangunan pasar Mardika kota Ambon.

Sejumlah proyek pembangunan Gedung di kota Ambon memang tak luput dibawah pengawasannya, para tenaga tekhnik kontruksi di kota Ambon mengenal sosok Muhammad Cakrabatara sebagai pengusaha mentereng di kota Ambon.

Dibidang kontruksi, nama Muhammad Cakrabatara kini dipercaya sebagai asesor atau penguji bagi tenaga tehnik yang mau mengambil sertifikat keahlian Teknik dari Lembaga P3SM (Pusat Pembinaan Pelatihan Sertifikasi Mandiri) yang berkantor di Jakarta lewat ASTEKINDO Maluku.

Pria kelahiran 1981 yang kini berdomisili di BTN Kebun Cengkeh, Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau kota Ambon ini resmi mendaftarkan diri sebagai calon legislative di partai Nasdem pada Pileg 2024 mendatang.

Sosok Muhammad Cakrabatara di dunia politik bukanlah politisi pendatang baru. Ia merupakan kader partai Nasdem yang pernah ikut merasakan bursa pencalonan pada momentum Pileg sebelumnya.

Di karir politiknya sebagai kader partai, Muhammad Cakrabatara pernah dipercaya mengemban tugas sebagai Ketua DPD partai Nasdem kota Ambon dan berhasil mengantarkan partai besutan Surya Paloh itu meraih kursi legislative di Pemilu 2014 lalu. Dan ia merupakan deklarator awal berdirinya partai Nasdem di kota Ambon pada tahun 2011.

Terjun didunia politik baginya bukan semata sekedar tampil sebagai calon legislative. Ia berkeinginan bisa langgeng di perhelatan pileg 2024 mendatang dan lebih banyak lagi berkontribusi dalam pembangunan kota Ambon.

Menurutnya, dengan ada diparlemen ia bisa ikut terlibat langsung dalam perumusan kebijakan lewat regulasi undang-undang yang dihasilkan. Terutama kebijakan dalam hal pembangunan di kota Ambon yang dinilainya belum menyentuh harapan masyarakat.

“ Kalau kita lihat pembangunan di kota Ambon ini kurang begitu dirasakan oleh masayarakat, sehingga dengan ada di parlemen, kita bisa tempuh lewat pembuatan undang-undang, karena pembangunan bisa dilaksanakan jika produk hukumnya ada, “ jelasnya saat berbincang dengan media ini, disalah satu rumah kopi di kota Ambon, Rabu (10/05).

Ia menyadari betul hanya lewat jalur politik dengan berada di parlemen, peranannya sebagai perwakilan rakyat bisa menyuarakan langsung kepentingan masyarakat lewat fungsinya sebagai pembuat undang-undang, mengawasi dan menganggarkan. Termasuk sejumlah persoalan yang tengah dihadapi masyarakat kota Ambon.

Ia juga mengatakan, pilihannya ikut dalam kontestasi politik Pileg 2024 mendatang sebagai Caleg pada daerah pemilihan Sirimau 2 kota Ambon itu berangkat dari kondisi realitas yang dialami warga di daerah itu seperti permasalahan air bersih, sampah, dan kemacetan lalu lintas.

“ Termasuk dilingkungan saya sangat susah air, sehingga ini menjadi persoalan warga yang mendorong saya untuk bisa berjuang lewat parlement, sehingga nantinya bisa dilakukan perbaikan manajemen pengelolaan air bersih dan manajemen lingkungan hidupnya, sampahnya, dan terus jalannya juga bisa bagus, “ pungkasnya. (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *