SABUROmedia, Ambon – Ketua OKK atau yang familiar disebut Mendagri BPP Hipmi, Eka Sastra., SE., M.Si menutup secara resmi Musda XI BPD Hipmi Maluku, Senin (15/11/2021) di Swiss-Belhotel Ambon kemarin malam.

Melalui forum Musyawarah Daerah (Musda) XI Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi) Maluku telah terpilih secara aklamasi M. Azis Tunny sebagai Ketua BPD Maluku terpilih Periode 2021 – 2024, dimana sebelumnya beliau adalah Wakil Ketua Umum.

Azis Tunny dalam Sambutan Perdananya pasca terpilih di acara Penutupan Musda XI menyampaikan keinginananya untuk merangkul semua pihak nantinya, karena “ Brotherhood “ Hipmi menjadi legacy organisasi ini dari masa ke masa, katanya.

“ Saya berharap tidak ada lagi gerbong A atau gerbong B, kita semua adalah gerbong Hipmi Maluku, “, ajak Stafsus Gubernur Maluku ini.

“ Melalui rekan – rekan BPC Hipmi yang hebat hari ini, mari kita membangun Hipmi didaerah-daerah, Kab/ Kota di Provinsi Maluku, Kita buktikan bahwa Hipmi ini adalah sebaik – baiknya organisasi Pemuda didaerah ini, karena dari Hipmi kita banyak belajar proses, kita pernah berdinamika, tapi kita mengakhiri dengan penuh sukacita, yang jarang kita temukan di organisasi-organisasi lainnya, mari kita wariskan legacy ini kepada adik – adik kita yang akan bergabung dengan Keluarga Besar Hipmi di Maluku nantinya “, pungkas Owner PT Bumi Maluku Resources ini.

Melalui kesempatan ini juga, Azis meminta dukungan dari BPP Hipmi kedepan dalam berbagai program – programnya kedepan, dalam ikut berkontribusi aktif membangun daerah, khususnya Senior – Senior yang sementara menjadi fungsionaris BPP Hipmi saat ini, harapnya.

“ Mari sekali lagi, kita besarkan organisasi ini, kita jadikan organisasi ini tempat belajar, tempat menempah diri untuk menjadi entrepreneur sejati, Pengusaja Pejuang “, ucapnya dalam sambutannya.

Sementara itu, Mendagri BPP Hipmi, Eka Sastra, mantan Fungsionaris PB HMI Periode 2004 – 2006 ini yang sekaligus memberikan arahan dan sambutan di Acara Penutupan Musda Hipmi Maluku menyampaikan bahwa Musda ini sudah selesai, kedepan kita tidak ingin lagi mendegar ada dinamika dan seterusnya, silahkan kita selesaikan dengan kekeluargaan, yang paling penting yang menjadi tekad kita adalah, kita bangun semua potensi yang kita miliki, dan kita menjadi tuan rumah dinegeri kita sendiri, dimana kita diramalkan akan menjadi Negara 4 terbesar di duania pada tahun 2050 nanti, ujarnya.

“ Karena itu Forum hari ini, bukan tentang Body atau Azis Tunny, bukan tentang Saya atau Ketum Mardani Maming, itu kecil sebenarnya, tapi melalui Forum hari ini kita satukan kekuatan, kita bangun Maluku dengan semua sumber daya yang dimilikinya. Mari Kita bangun Indonesia, kita perbaiki sama- sama, pendidikan kita majukan, bisnis kita perbaiki, dan juga potensi-potensi yang ada kita olah semuanya dengan baik,”, ajak Komisaris BUMN PT Pupuk Kaltim ini.

Mantan Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Periode 2014 – 2019 ini mengajak anak – anak muda hari ini, “ kita satukan kekuatan, dengan segala potensi yang kita miliki dengan kepala tegak lurus bahwa kita adalah bangsa yang besar, karena itu tidak boleh lagi ada perpecahan, tidak boleh lagi ada perselisihan internal, kita semua satukan potensi kita, kita olah potensi yang kita miliki, untuk mengejar ketertinggalan kita dari negara-negara lain, “ ajaknya.

Mereka dari sejak lama telah melakukan transformasi, itu yang membuat kita bergantung ke mereka, bagi teman – teman yang membangun ataupun bertransaksi luar negeri, sebagian besar melalui Singapura. Barang kita dikirim dahulu dari sini ke Surabaya, baru dari suarabaya ke Singapura, kemudian dari sana baru dikirim kemana – mana. Transaksi keuangan juga seperti itu, Singapura menjadi sentral hari ini, jelasnya.

“ Kalau dahulu kita ekspor nikel ke luar negeri dengan bahan mentah, hari ini karena kerja besar Menteri Investasi, yang juga mantum BPP Hipmi hampir semua Pabrik Aki besar datang ke Indonesia untuk membangun pabriknya, maka mari kita jemput peluangnya “

“ Kita ingin menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri, karena itulah kita bangun Hipmi, karena itulah kita semua menjadi Pengusaha, dan tahun depan Hipmi akan mencapai usia emasnya di 50 Tahun. Kita mungkin berbangga, kita punya 4 Menteri, 1 Presiden, 1 Ketua MPR dan 1 Ketua DPD dari Hipmi, tapi pertanyaan saya hari ini coba di cek, dari 50 orang terkaya di Indonesia, apakah ada dari Hipmi ? Itu yang menjadi tanggungjawab kita semua, bagaimana menyatukan kekuatan, membesarkan Hipmi, membesarkan Indonesia, agar mengejar ketertinggalan kita dari Negara dan bangsa – bangsa lain “, tutupnya mengakhiri sambutan sekaligus menutup Musda. (SM)