SABUROmedia, Ambon – Gradasi (Generasi Digital Indonesia), organisasi penggerak literasi digital Indonesia membuat terobosan baru dengan membentuk kampoeng digital Gradasi sebagai sokongan penuh kepada pemda dan pempus untuk mendukung transformasi digital di masyarakat Indonesia.

GRADASI bergerak masif se Nusantara berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah dan pusat, juga melibatkan berbagai komunitas untuk mendukung program pemerintah pusat tentang transformasi digital.

Gelaran kampung Digital ini serentak berjalan di Daerah istimewa Aceh, provinsi Kepri, Kalimantan Barat, dan Jawa Tengah yang menjadi titik awal roadshow pertama untuk terus menjangkau langsung masyarakat bawah dengan program program pemberdayaan kampoeng Digital Gradasi.

Demikian hal ini disampaikan Ketua Gradasi Maluku, Ode Abdurachman dalam keterangan rilisnya yang juga diterima Saburomedia.com, Jumat (16/04/2021)

Kata Ode, respon pemerintah daerah pun sangat luar biasa mendukung program ini. Sebab transformasi digital akan sukses jika mendapat dukungan menyeluruh dari masyarakat, khusus masyarakat bawah, olehnya itu transformasi digital harus menyentuh lapisan masyarakat bawah, bukan saja di kota tapi dari desa bahkan kampung-kampung.

” Sebab percuma jika infrastruktur dibangun memadai tapi pengguna jasa atau masyarakat tidak literat, ” jelasnya.

Untuk menjaring dukungan pemerintah daerah lanjut Ode maka butuh ikon atau duta yang dinobatkan sebagai pembina di lingkup birokrasi daerah.

Maka diputuskanlah memberi apresiasi dengan penyematan tanda pandu bagi pemda dan tokoh masyarakat yang bersedia mendukung dan membina kampoeng-kampoeng Digital Gradasi yang didukung juga kementrian Kominfo.

Lanjutnya dari beberapa roadshow yang digelar serentak berjalan selama sehari di 4 titik binaan kampoeng digital Gradasi di semua provinsi yang digelar, mendapat dukungan dan sambutan meriah. Bahkan di kalimantan barat pak Gubernurnya sendiri dan pak walikota yang langsung turun memimpin langsung gelaran kampoeng Digital Gradasi dan didukung seluruh SKPD dan dinas terkait.

Demikian juga di Surakarta, Solo, penyematan pandu digital sebagai duta kampoeng digital diserahkan ke walikota surakarta, melalui dinas infokom yang hadir mewakili dengan harapan kota Solo akan mendukung program kampoeng Digital sebagai wahana edukasi masyarakar bawah yang siap menjadi bagian dari transformasi digital di era industri.(SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *