SABUROmedia, Ambon -Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pattimura Diving Society Universitas Pattimura sebagai salah satu unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang pesisir dan laut kegiatan  melakukan kegiatan Expedisi Haliclona Ambonese II “Exploration of Nusalaut Island Tourism” untuk mengeksplore pariwisata di Pulau Nusalaut .

Kecamatan Nusalaut yang termasuk Daerah Kabupaten Maluku Tengah kaya dengan potensi alam, budaya dan pariwisata. Wisata bahari menjadi sektor unggulan, karena Kecamatan Nusalaut memiliki banyak pantai dengan keindahan bawah laut yang berkualitas sehingga sering dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara yang melakukan aktivitas snorkeling dan diving, selain wisata bahari, ada juga objek wisata lainnya seperti wisata religi dan wisata budaya.

Dari hasil Ekspedisi yang berlangsung sejak  26 s/d 31 Januari 2020 maka Unit Kegiatan Mahasiswa Pattimura Diving Society melakukan Seminar hasil ekspedisi Haliclona Ambonese II “explorasi bahari dan sosial budaya” yang berlangsung secara virtual. Senin22/032021.

Ketua Umum Pattimura Diving Society Universitas Pattimura Yudha Rumakat, menyampaikan bahwa tujuan dari seminar yang dilakukan hari ini untuk  terbangunnya  komitmen dari stakeholder dan sivitas akademika Universitas Pattimura dalam mendukung upaya pengembangan potensi pariwisata Khususnya ekowisata di Pulau Nusalaut.

Dikatakannya ekspedisi dilakukan pada 7 negeri di pulau Nusalaut antara lain Titawai, Abubu, Akoon, Amet, Nalahia, Sila, dan Leinitu.

Dia berharap melalui seminar ini para mahasiswa dan masyarakat luas dapat memahami tentang pariwisata dan potensi pariwisata di Pulau Nusalaut dan upaya pemerintah atau Dinas Pariwisata Provinsi Maluku dalam menanggapi isu-isu terkait potensi pariwisata dan pengelolaan secara berkelanjutan.

Sementara itu Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Jusuf Madubun, M.Si dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada UKM Pattimura Diving Society yang telah merealisasi ide dan  gagasan yang dituangkan dalam bentuk ekspolrasi.

“Sebagai perguruan tinggi tidak lepas dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan dari eksplorasi dan penelitian yang dilakuakan merupakan hasil akumulasi pengethahuan yang didapat dari tri dahrama”.

Madubun berharap, hasil penelitian yang dilakukan dapat dimanfaatkan oleh para stakeholder, mahasiswa dan juga masyarakat bagi peningakatn upaya kunjungan wisata di Maluku.

Diketahui, Seminar  ini menghadirkan 3 narasumber yakni Wakil Rektor III Universitas Pattimura dengan materi  Peran mahasiswa dalam hal riset pada lingkup Perguruan Tinggi Negeri., Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku Prof. Ir. Marcus. J. Pattinama, DEA dengan materi  Kebijakan dan supporting Pemerintah Daerah dalam pengembangan pariwisata di Maluku dan Tim Ekspedisi yang memaprkan Hasil Ekspedisi dan diikiuti oleh 30 peserta yang terdiri dari para mahasiswa,  stakeholder dan dinas terkait .*(SM-Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *