SABUROmedia, Ambon – Proyek pekerjaan Tugu Ambon City of Fish dinilai asal asalan, Alias Abal-abal.
Pasalnya yang kita ketahui bersama anggaran ini telah menelan uang Negara Ratusan juta rupiah, tetapi hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh Dinas PU Kota Ambon ini belum seumur jagung lagi sudah rusak berat. Diduga bisa disebabkan akibat campuran matrial pekerjaan yang asal-asalan.
Hal ini disampaikan oleh masyarakat yang tinggal di sekitar tempat berdirinya Tugu (Ambon City of Fish) dimaksud, karena sangatlah tidak masuk di akal sehat, pekerjaan yang baru dikerjakan ini sudah hancur dengan begitu parahnya.
“Ini kan membuang-buang anggara Daerah, hanya demi membuat sesuatu yang tidak berguna.”tutur salah masyarakat yang berinisial E.R, yang tidak ingin meberitahukan namanya kepada saburomedia.com hari ini Kamis 18/03/2021.
Lanjut E.R bahwa, sisa matrial yang berhamburan di jalan ini sangatlah meresahkan kami penguna jalan, dan kami yang mengunakan sepeda motor tentu ini sangat menggangu, apalagi sampai batu-batu kerikil ini berhamburan di jalan, parahnya jika pada malam hari, sebab sangat membahayakan keselamatan penguna jalan.”tuturnya
Bukan itu saja, jika dilihat dan diamati dari kerusakan yang dialami, ini bisa kita menduga bawah campuran yang digunakan tidaklah sesuai dengan campuran matrial yang sebenarnya atau campuran matrial yang seharunya.
“Sebab jika matrial pekerjaannya sesuai dengan takaran, situasi lokasi pasti tidak akan mudah hancur, jadi karena takaran matrial yang digunakan tidak sesuai sehinga bagian Jubin tugu ini bisa mengalami patahan yang luar biasa besar.”tuturnya
E.R juga mengatakan, kenapa harus di buat di tempat seperti ini sangat tidak ada fungsinya jika posisi tugu Ambon City of Fish ini dibuat di sini. Kenapa tidak dibuat di tempat lain, masih banyak tempat yang lebih baik dan menarik untuk dibuat seperti ini, tetapi jika di tempat seperti ini tentunya sangatlah tidak berguna, dan tidak tepat, bisa kita lihat bawa tempat ini dijadikan sebagai tempat buang kotoran manusia.
“Ironis sekali dan kalau tidak salah diduga ini merupakan salah satu proyek yang dimiliki oleh salah satu pimpinan DPRD kota Ambon dapil Nusaniwe, kalau tidak salah diduga.”tutur E.R
Untuk membuktikan kebenarannya, saburomedia.com mendatangi langsung lokasi tempat pembuatan tugu Ambon City of Fish yang berada di kecamatan Nusaniwe Desa Eri, dan melihat kerusakan kondisi yang dikatakan.
Setelah dilihat dan diamati, benar adanya bawa tugu Ambon City of Fish benar benar rusak parah.
Sejujurnya kita sangat menyesali jika lalu kemudian Anggaran yang bisa digunakan untuk kebutuhan masyarakat lewat program progarm peberdayaan masyarakat, tetapi anggaran ini digunakan terhadap hal yang sebenarnya tidak perlu.
“Bagusnya anggaran dimaksud digunakan untuk membantu masyarakat yang memiliki ekonomi di bawa standar, demi memenuhi kebutuhan sehari hari, itulah yang lebih tepat.”tutup E.R. (SM-Erol Ox)