SABUROmedia, Piru – Warga Desa Buano Utara, kecamatan Huamual Belakang yang terdampak Covid-19 sampai saat ini belum juga mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap III (Oktober, Nopember, Desember). Hal ini, membuat masyarakat bertanya-tanya. Perihal tersebut disampaikan salah satu Pemuda Buano Utara, Burhan Hitimala kepada Media ini via selulernya, Selasa, (5/2/2021).
Menurut Hitimala, Pemerintah Desa dan BPD Buano Utara seharusnya memberitahukan alasan belum dibagikannya BLT DD tersebut kepada masyarakat Buano Utara. Hal ini menurutnya, guna menghindari pertanyaan masyarakat serta opini publik terkait kinerja mereka (Pemdes dan BPD).
Dikatakan Hitimala, sesuai info dan data yang telah mereka kantongi, tanggal 4 Januari kemarin telah dilakukan pencairan anggaran DD oleh Pemdes Buano Utara. Untuk itu, dirinya meminta kepada Pemerintah Desanya agar segera membagikan BLT tersebut kepada Masyarakatnya. ” Pintanya
Ditegaskannya, Pemerintah Desa dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya terutamadalam halpengelolaan DD dan ADD harus berpegang kepada azas Transparansi dan Akuntabel. ” Karena itu amant undang-Undang yang harus dipatuhi dan dijalankan oleh seluruh Desa,termaduk Buano Utara, ” tegasnya.
Terkait jumlah nominal BLT DD, Hitimala meminta kepada Pemdes Buano Utara agar tidak mengebiri atau memotong dana tersebut. ” Per bulannya Rp. 300.000/KK, jadi total yang harus diberikan kepada keluarga penerima manfaat berjumlah Rp. 900.000. Jangan dipotong sepeserpun, ” pintanya.
Diketahui, masyarakat Desa Buano Utara terdampar Covid-19 yang mendapat Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sekitar 500 Kepala Keluarga (KK).
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Pemerhati Rakyat Indonesia (LPRI), Gleadis Kakisina yang dimintai tanggapannya terkait masalah tersebut di Piru mengatakan, pemerintah Desa Buano Utara harus transparan dalam mengelola DD, apalagi yang berhubungan dengan hak-hak masyarakatnya.
” Untuk itu, sebagai Lembaga yang notabenenya mengadvokasi masalah sosial kemasyarakatan dan Korupsi, saya selaku ketua DPC LPRI SBB meminta kepada Pemerintah Desa Buano Utara untuk segera membagikan BLT DD 3 bulan terakhir tersebut kepada masyarakat Buano Utara yang terdampak Covid-19, ” tegas Kakisina.
Sementara Ketua BPD Buano Utara, Bakri Nanilette yang dihubungi, Rabu, 6/1/2021 menjelaskan bahwa, keterlambatan pembagian BLT DD tahap III tersebut dikeranakan tidak cukupnya anggaran untuk mengakomodir 579 KK. Hal ini akibat anggaran sisa yang ada yakni, sekitar 297 juta rupiah lebih, tdk mampu utk memenuhi kuota 579 KK penerima BLT DD ”
DD yang terlanjur dianggarkan untuk pembangunan fisik akan dilakukan perubahan untuk memenuhi BLT-DD selama 3 bulan. DD sisa yg dicairkan Rp.297. 680.000 dan setelah kooerdinasi.
” Jadi, sia anggaran sampai dengan Desember 2020 tinggal 200 juta lebih. Dari jumlah anggaran tersebut, tidak mampu menanggulangi 579 KK penerima BLT DD selama 3 bulan ,” terang Nanilette via selulernya.
Menurutnya, pihak Pemerintah Desa sebenarnya berkeinginan untuk membayar BLT DD bulan Oktober-Desember 2020,namun setelah mereka melakukan koordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, pihak PMD memeribtahkan untuk membayar 3 bulan sekaligus sesuai dengan surat edaran Kementerian Desa.
Olehnya itu, sambungnya pada jumat nanti (8/1) akan diadakan Musdes khusus oleh pemerintah Desa Buano Utara dan BPD guna membahas dan menyelesaikan pembagian BLT DD tersebut.
” keinginan kami BPD, sehari (Sabtu, 9/1) setelah Musdes khusus tersebut, Pemerintah Desa Harus membagikannya, ” tegasnya.
Terkait dengan isu yang sudah berkembang luas, ketua BPD Buano Utara berharap kepada masyarakat, untuk menanyakan langsung kepada pemerintah Desa. Seharusnya masyarakat dan ade-ade pemuda harus menayakan terlebih dahulu kepada pemerintah Desa terkait keterlambatan tersebut, sebelum mengekspos ke Media, yang nantinya menimbulkan opini buruk terhadap Pemerintah Desa dan BPD Buano Utara. Dan juga Pemerintah Desa seharusnya memberitahukan kepada masyarakat terkait alasan keterlambatan pembagian BLT DD tahap III tersebut, agar masyarakat tidak bertanya-tanya, ” Pintanya.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat Buano Utara, khususnya penerima dana BLT DD untuk bersabar diri, karena dalam waktu dekat BLT DD tersebut akan dibagikan. (SM/JP)