SABUROmedia, Namrole – Gubernur Maluku Irjen Pol (Purnawirawan) Drs. Ismail Murad dan bersama rombongan melaksnakan berkunjung kerja (Kunker) di Bumi Fuka Bipulu Kabupaten Buru Selatan dengan julukan Lolik Lalen Fedak Fena. Kamis, 5 s./d. 6/11/2020.
Kunjungan kerja (Kunker) Gubernur Maluku Irjen Pol (Purnawirawan) Drs. Murad Ismail dan Rombongannya tiba di Pelabuhan Laut Namrole telah di sambut Bupati Kab. Bursel Dr. Hi, Tagop S. Soulissa, SH. M.T, Sekda Bursel Iskandar Walla, M.Si dan semua OPD Lingkup Kabupaten Bursel.
Gubernur dan rombongan disambut dengan iringan menari adat penyambutan tamu dan pemakaian lastare di kepala sebagai tanda adat orang buru.
Dalam pantauan awak media ini, kunjungan kerja Gubernur Maluku dan rombongan di bumi Fuka Bipulu Buru Selatan mulai dari Tanggal 5 s./d tanggal 6 November 2020. Kunjungan kerja Gubernur Maluku dan Rombongan tersebut pada dua Kecamatan yakni : Kecamatan Namrole dan Kecamatan Ambalau.
Di pertemuan tatap muka di gedung serbaguna Namrole, Gubernur Maluku Irjen Pol. Drs. Murad Ismail dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam kesempatan yang berbahagia ini ada beberapa hal yang saya sampaikan.
Atas nama pemerintah Provinsi Maluku saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Buru Selatan atas sambutan yang sangat meriah di siang hari tadi. “ucap Gubernur.
Hari ini saya atas nama Gubernur Maluku melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Buru Selatan setelah beberapa waktu lalu saya telah melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten SBT, Kabupaten SBB dan Kabupaten Kepulauan Aru Maluku Tenggara. “ujar Murad (Gubernur).
Murad mengatakan, tugas kepala Daerah Gubernur, Bupati dan Walikota hanya dua ples satu jadi tiga, bukan dua ples satu sama dengan 3. Jadi tugas kepala Daerah tugasnya hanya dua ples satu. Yang pertama seorang kepala Daerah harus mampu memangkaskan kemeliskinan di wilayahnya, yang kedua yaitu dia bisa mensejahterakan masyarakatnya.
Ples satunya dia harus mampu menjaga dan mempertahankan SDAnya agar dapat dimanfaatkan oleh generasi sekarang dan akan datang. “jelasnya Murad
“Hanya cukup kita harus merasakan apa yang sudah kita rasakan pada satu itu, jadi jangan tidak membantu kepala Daerah untuk menjaga SDA yang ada di sekitar ini seperti pohon di hutang yang ditebang sembarangan. Ini hutang harus mampu kita jaga biar kita selamat dunia fan akhirat. “pungkasnya
Sedangkan Gubernur, Bupati dan Walikota adalah dinamisator dan faslitator, memang lebih dekat dengan masyarakat adalah Bupati dan Walikota namun Gubernur adalah sebagai stabilisator dan fasilisatilor untuk 11 Kabupaten/Kota yang ada di Maluku ini, maka itu saya mempunyai kewajiban untuk turun langsung ke Desa-desa terpencil untuk pengetahuan untuk saya langsung tanyakan kepada masyarakat seperti kemarin di pulau Gorom, di Geser, dan Kei Besar, saya langsung tanyakan kepada masyarakat dan harus ada tanggapan dari masyarakat, karena dalam waktu dekat ini kita mengusung APBD Tahun Anggaran 2021. Kita sebagai Gubernur harus bisa dan sampai ke daerah-daerah terpencil untuk mempertanyakan secara langsung apa kebutuhan masyarakat untuk kita bisa masukan ke APBD. “paparnya Gubernur.
Jadi APBD 2021 saya minta sama Ketua DPRD dan Anggota DPRD untuk meminta APBD jangan cuman minta jangan tanggung-tanggung, sehingga APBD kita kalau bisa meningkat sampai 20 triliun pertahun. “kata Murad.
APBD kita 2020 cuman 3,3 triliun, dari 2,8 naik menjadi 3,3 Ttriliun, selain itu Gubernur harus mampu menjadi stabilisator yang baik bagi 11 Kabupaten Kota di Maluku. “jelasnya.
Pada kunjungan kerja kali ini, Murad Ismail menyampaikan rincian program bantuan dan pemberdayaan di antaranya yakni : Pemerintah Provinsi Maluku memberikan bantuan pendidikan ini dari APBD Provinsi Maluku antara lain : Kartu Maluku Cerdas SMA untuk 90 Siswa dan Biasiswa prestasi untuk 92 Siswa dengan jumlah bantuan persiswa 1,2 juta rupiah, selain itu bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan bagi SMA dan SMK di Kabupaten Buru Selatan dengan total berjumlah 11,6 Meliyar rupiah serta bantuan rumah sunah tahap ketiga lembaga PAUD.
“Untuk bantuan kesehatan, Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan bantuan kesehatan berupa spitboard puskesmas keliling 1 yunit, mobil promosi kesehatan satu yunit, alat kesehatan untuk puskesmas 3 paket, pentilator 1 yunit, dan alat lindung diri. “paparnya.
“Selain itu pemerintah provinsi Maluku juga memberikan bantuan di bidang infrastruktur antara lain pembangunan jalan, pembangunan sarana dan prasarana air bersih serta sarana pengawetan pantai.
Pemerintah Provinsi Maluku melalui balai cipta karya kementrian PUPR membantu membangun dan rehabilitasi prasarana pendidikan dasar dan menegah sebanyak 14 yunit dengan nilai berjumlah 29 meliyar rupiah dan Tahun 2021 akan di bangun 61 dengan nilai berjumlah 10,5 meliyar rupiah.
“Sementara itu melalui balai jalan dan jembatan yakni presentasi ruas jalan namlea, marloso, mako, modanmohi dan namrole serta pada tahun 2021 pembangunan jembatang waekolo nalbesi, jembatan wae nalbesi tiga dan jalan namrole-leksula dengan total anggaran berjumlah sebesar 78,9 meliyar rupiah. “jelasnya.
“Balai perumahan membatu membangun 70 yunit rumah dengan rincian 39 yunit di desa labuang dan 38 yunit di desa lumoy. “pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku juga memberikan sejumlah bantuan pertanian meliputi bantuan sarana produksi holtukultural seluas 155 hektar, tanaman cengkeh dan 1100 ekor ternak kambing. “paparnya Murad Ismail Gubernur Maluku.
Sedangkan melalui APBN, “kata Murad, bantuan 3600 anakan palah, 13000 anakan cengkeh dan 1000 hektar jagung hibrida serta bantuan 105 paket olahan ikan untuk anak sekolah.
Dalam upayah penanggulangan kemiskinan, pemerintah provinsi Maluku memberikan bantuan, sambungan listrik bagi 220 rumah dan bantuan sembako kepada 250 pelaku UMKM. “ujarnya.
“Selain itu paparnya Gubernur, pemerintah provinsi Maluku juga memberikan bantuan sebako dari pemerintah bagi 287 keluarga penerima manfaat di 12 Desa. Untuk keseluruhan saya akan membacakan bantuan dari kegiatan infrastruktur ke tahun anggaran 2020-2021 di Kabupaten Buru Selatan jumlah totalnya 270 meliyar rupiah. Yang pertama sekolah Dasar 15 buah dan SMP 5 buah, yang ada didepan saya ini yang ada 8 sekolah dasar dan 4 sekolah SMP, harusnya sekolah-sekolah ini di bangun oleh pemerintah kabupaten/kota, namun saya tidak menyia-nyiakan sumber daya manusia untuk seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Maluku, karena saya punya visi-misi untuk menjadi Gubernur Maluku adalah Gubernur yang jujur, bersih dan melayani untuk kesejahteraan yang terdapat dalam gugusan kepulauan. “paparnya Murad.
“Kata Murad, ini harus saya pertanggungjawaban dunia akhirat, itu saya merasa mempunyai kewajiban dan nanti di setiap tahun, akhir tahun saya harus turun ke 11 Kabupaten/Kota untuk melihat masyarakat langsun apa yang harus dibutuhkan oleh masyarakat di pulau-pulau ini.
15 buah sekolah dasar dan 5 buah SMP yang diresmikan sekolah dasar 8 buan SMP 4 buah dan nanti sebentar saya tanda tangan prasastinya, kemudian total nilai pembangunan SD dan SMP sebesar 39,3 meliyar rupiah. “jelasnya.
Air minum dan sanitasi sebesar 25 melihat rupiah, panahanan kawasan namrole, rehab SMA, SMK buah jumlah dana sebesar 11,5 meliyar rupiah, jumlah rumah 200 yunit di tiga kecamatan. Kecamatan Leksula, Waesama dan Ambalau dengan total bantuan 5,25 meliyar rupiah di tahun 2020. “pungkasnya Gubernur.
Di tahun 2021 bantuan rumah sunah 240 yunit terbesar di 5 kecamatan. Kecamatan Kepala Madan, Namrole, Waesama, Ambalau dan Leksula dengan total bantuan sebesar 13, 28 mrliyar rupiah. “kata Murad.
Prasarana pantai air batu bendungan dan jaringan irigasi serta pengendalian banjir dengan total dana 70 meliyar rupiah. “jelasnya
Dengan pembangunan jalan dan jembatan yakni jalan leksula-namrole, jalan simpan oki-waemsisi, jembatan nalbrsi 2 dan 3 serta jembatan waekolo dengan total dan sebesar 100 mrliyar rupiah dan jalan lingkar kecamatan Ambalau dengan total dana sebesar 5 meliyar rupiah. “paparannya.
Besok pagi saya berkunjung ke kecamatan Ambalau dan saya menanyakan langsung kepada masyarakat di pulau Ambalau apa yang harus saya bisa berbuat di Ambalau. “ujarnya.
Total prasarana infrastruktur Kabupaten Buru Selatan adalah sebesar 270 meliyar rupiah. Dan tadi bantuan dari saya untuk masjid Nurul Aqiqah Namrole ini dari saya langsung melalui pemda buru Selatan dengan dana 2,5 meliayar rupiah. ”
Selamat untuk 4 siswa yang mengikuti olimpiade dari buru Selatan di tingkat nasional dan Gubernur memberikan uang sebesar 5 juta rupiah kepada salah satu siswa SMA yang berprestasi, karena beliau suka dengan siswa yang berprestai (pintar). “apresiasinya.
Masyarakat buru Selatan yang saya banggakan, demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dan insya Allah di tahun 2021 kita lebih mantapkan lagi masalah bantuan untuk kabupaten buru Selatan. “ucapannya.
Itulah sungguhan dari saya dan saya menepati janji saya kepada kabupaten-kabupaten yang mendukung dan mempercayakan saya untuk memimpin maluku lima tahun kedepan. “kata Murad (Gubernur).
Gubernur Maluku Murad Isma dan rombongan tiba di Namrole menggunakan KM Siwalima. Dia didampingi Sekda Maluku Kasrul Selang, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, kepala Balai Sungai, kepala Balai Jalan dan Jembatan Maluku, 14 pimpinan OPD dan Komisaris Utama Bank Maluku Sam Latuconsina. (AL/SM).