SABUROmedia, Masohi – Persoalan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) terbilang amburadul dan tidak tepat sasaran baik dari sisi teknis maupun subtansi.

Fenomena yang berujung protes warga atas carut marutnya penyaluran Bantuan langsung tunai (BLT) yang terjadi di negeri Haya danLaimu yang berujung pada pembakaran dan pemblokade Kantor desa. Masohi 28 Mei 2020.

Rentetan peristiwapun kian bersambung salah satu PDP yang di vonis positif melalui akun Facebook memprotes penanganan Covid 19 Gustu Malteng dengan memperlihatkan kondisi ruangan isolasi persis penjara dengan metode terbaru ala Gustu 19 Maluku Tengah.

Merespons dan mengklarifikasi postingan PDP tim Gustu di wakili Kepala Dinas Kesehatan, Bob Rahmat dan Salah satu dokter atas perintah Ketua Gugus depan Malteng Abua Tuasikal yang juga Bupati Maluku Tengah, melakukan Preskonpres di hadiri awak media di salah satu tenda.

Melihat presentasi dan penjelasan ketiga anggota Gustu, Fadli Pane Koordinator Bidang Riset dan data  Independen Public Watch Kepada media ” ia menyentil Bupati Maluku Tengah segera melakukan training bicara dan mental publik kepada bawahannya, ketiga orang ini dalam penjelasannya terlihat kaku, Bupati harus ajari mereka atau mencari guru les untuk membentuk mental publik, mental publik mereka di bawah rata- rata sebagai pejabat teras di Maluku Tengah.

“ Informasi apa yang mau di pahami masyarakat dengan gaya bicara blepotan seperti itu bahkan Kadis Kesehatan tunduk-tunduk sambil tulis mungkin kurang siap ya,” ujarnya.

Lanjut Pane yang membentuk paradigma masyarakat atas gejolak Qif-19 adalah pemerintah, jika cara penyampaian informasi yang belepotan seperti itu akan menyebabkan distorsi, dan turunya trus kepada tim Qif 19 Maluku Tengah apalagi ketua Gugus adalah Bupati sendiri.

“ Kami sarankan agar segerah mungkin Bupati segerah mentraining pejabat teras atau di turunkan saja , di ganti sama orang yang mampu meluruskan informasi, biar perlu di rumahkan, “ tutup Pane. (RM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *