SABUROmedia, KKT — Bupati Kepulauan Tanimbar, Ricky Jauwerissa menghadiri kegiatan Bacarita Tanimbar yang digagas oleh DPC GAMKI Kepulauan Tanimbar, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sebuah ruang perjumpaan yang bermakna untuk berbagi gagasan, bertukar pikiran, serta membicarakan berbagai persoalan dan harapan bagi masa depan Tanimbar.
Bacarita bukan sekadar ruang untuk berbicara, tetapi menjadi wadah untuk mendengar, memahami perbedaan, membangun solidaritas, dan merumuskan gagasan bersama. Sebab, membangun Tanimbar tidak bisa hanya mengandalkan satu kelompok atau golongan, tetapi membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat, terutama generasi muda.
Bupati menyampaikan harapannya, bahwa Bacarita Tanimbar tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial, tetapi terus bertumbuh menjadi gerakan pemikiran dan aksi nyata. Dari ruang diskusi lahir gagasan, dari gagasan tumbuh kolaborasi, dan dari kolaborasi hadir perubahan bagi masyarakat.

” Mari terus merawat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan menghadirkan pemuda yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga berani mengambil bagian dalam menjawab tantangan daerah, ” ajak Bupati Jauwerissa.
Karena masa depan Tanimbar bukan hanya untuk dibicarakan, tetapi harus diperjuangkan bersama, pintanya
Bacarita Tanimbar adalah program dialog atau podcast kolaboratif yang diinisiasi oleh DPC Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kepulauan Tanimbar bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ajang ini berfungsi sebagai ruang publik untuk diskusi, komunikasi kepemudaan, penyampaian gagasan, serta refleksi kebijakan daerah. (SM)