SABUROmedia, Ambon — Dalam upaya mempererat silaturahmi dan meneguhkan semangat persatuan pasca bulan suci Ramadhan, keluarga besar Jurusan Kehutanan Universitas Pattimura (Unpatti) menggelar Halal Bi Halal di Gedung Jurusan Kehutanan, Kampus Poka Kota Ambon, Rabu (16/04/2025).
Kegiatan ini mengusung tema : “ Halal Bi Halal: Kita Perkuat Silaturahim dengan Semangat Persatuan dan Kekeluargaan ” dihadiri oleh Dosen serta mahasiswa dari berbagai angkatan di Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.
Tradisi Halal Bi Halal , meski tidak ditemukan dalam ayat suci Al-Qur’an maupun Hadis, telah menjadi budaya khas Indonesia yang mengakar kuat dalam kehidupan sosial masyarakat pasca Idul Fitri.
Dalam tausiah yang disampaikan Ustaz Erwin Notanubun, Halal Bi Halal disebut sebagai warisan pemikiran anak bangsa yang lahir dari konteks sejarah pasca Perang Dunia II, saat bangsa Indonesia mencari cara untuk mengukur kembali benang persatuan.
“ Halal Bi Halal bukanlah ritual keagamaan yang formal, tetapi ia mengandung esensi ajaran Islam, yaitu kasih sayang dan saling memaafkan,” ujar Ustaz Erwin, yang juga Sekretaris LDNU Maluku ini.
Ia menekankan bahwa Idul Fitri hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai hari raya spiritual, namun juga momentum sosial untuk memperbaiki hubungan antarmanusia. Menurutnya, ibadah kepada Tuhan tidak akan sempurna jika manusia gagal membangun hubungan yang harmonis dengan sesamanya.
” Kita ini satu tubuh. Bila satu bagian sakit, seluruh tubuh ikut merasakannya. Maka mari kita jaga harmoni ini. Kita bangun kerja sama dan kebersamaan yang berlandaskan kasih sayang,” tutupnya.
Sejalan dengan hal itu, Ketua Jurusan Kehutanan Unpatti, Dr. Irwanto, S.Hut., MP, dalam arahnya menyatakan bahwa tema yang diangkat memang sangat relevan dengan kondsi akademik kita yang terinspirasi banyak sudut pandang berbeda pendapat karena itu dirinya mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan momen Halal Bi Halal sebagai titik awal membangun kembali energi kebersamaan dan kerja positif. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat kekeluargaan di tengah dinamika kehidupan akademik dan sosial.
“ Mari kita jadikan momen ini sebagai titik awal membangun komitmen kita untuk berkarya secara profesional, memperluas kerjsama dan kekeluargaan mari membersihkan hati kita, juga lingkungan kita demi kemajuan kemajuan ini,” ajak Irwanto di hadapan para peserta Halal bi Halal.
Senada dengan itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Pertanian, dalam berbagai acara menggambarkan kondisi bangsa yang tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk yang berpengaruh pada iklim akademik di Perguruan Tinggi.
Ia menilai, di tengah arus perbedaan dan gejolak sosial, semangat Halal Bi Halal menjadi refleksi penting akan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kesadaran kolektif sebagai satu keluarga besar.
“ Visi kebersamaan dan hati yang bersih harus menjadi fondasi kita. Itulah yang akan menjaga kita tetap solid dalam menjalani tugas dan tanggung jawab akademik maupun sosial,” ucapnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan saling bermaafan, ramah tamah dan makan bersama yang semakin menghangatkan suasana. Momen ini menjadi ruang yang penuh keakraban dan harapan akan masa depan menuju kehutanan yang lebih kokoh, guyub, dan progresif. (SM)