SABUROmedia, Ambon – Sejak dilantik Mendagri sebagai Penjabat Gubernur Maluku pada 26 April 2024 melalui SK Presiden Nomor: 51/P tahun 2024 taggal 25 April 2024, Sekretaris Daerah Provinsi Ir Sadali Ie., M.Si., IPU telah menunjukan prestasi kepemimpinannya dalam masa transisi pasca Pemerintahan Murad Ismail – Barnabas Orno.
Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar., ST., M.Si bersama seluruh Masyarakat menyampaikan penghargaan dan rasa hormat yang sebesar-besarnya kepada Penjabat Gubernur Maluku, Sadali Ie atas kepemimpinan dan dedikasinya selama hampir 1 tahun dalam membangun Maluku.
Dalam pernyataan resminya, Jumat (28/02/2025) Ahmad Ilham Sipahutar menegaskan bahwa kepemimpinan Sadali Ie telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan Maluku. Salah satu pencapaian terbesar selama masa kepemimpinannya adalah keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres), dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Provinsi Maluku yang berlangsung aman, lancar, dan damai.
Pada fase transisi ini setiap kebijakannya di Provinsi Maluku menjadi ujian bagi stabilitas Kamtibmas maupun Pemerintahan daerah, khususnya dalam mengawal suksesnya Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.
Namun, di bawah kepiawaiannya sebagai Penjabat Gubernur Sadali Ie, suami Wakil Ketua Komisi II DPRD Maluku Nita Bin Umar., SP ini tata kelola birokrasi dan keuangan daerah justru menunjukkan perkembangan tren yang positif.
Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan dan pengalaman yang dia dapatkan di masa Gubernur Maluku Brigadir Jenderal TNI (Purn) Karel Albert Ralahalu (2003-2008 & 2008-2013), Ir. H. Said Assagaff (2014-2019), Irjen. Pol (Purn) Drs. Murad Ismail (2019-2024) dan saat ini Hendrik Lewerissa , SH, LL.M (2025-2030).
Berbagai strategi kebijakan yang diterapkan berhasil meningkatkan efektivitas pemerintahan, menegakkan disiplin pegawai, serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Ahmad Ilham Sipahutar, yang juga Fungsionaris DMI Maluku ini menilai bahwa kepemimpinan beliau sangat memberikan dampak signifikan terhadap kemajuan daerah. Menurutnya, ada beberapa aspek utama yang menjadi catatan positif dalam kepemimpinan mereka.
Salah satu keberhasilan terbesar Pj. Gubernur adalah berhasil membangun sinergisitas serta harmonisasi antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Pemerintah Kab/ Kota Se-Maluku. Komunikasi yang efektif dan koordinasi yang terarah menjadikan roda pemerintahan berjalan lebih optimal.
Selain itu, beliau berhasil melakukan Penanganan Inflasi, Penurunan angka Stunting, mengatasi kemiskinan ekstrim, reformasi birokrasi, mendorong percepatan investasi dan memperkuat pelayanan dasar public Pemerintahan. Dengan penugasan yang singkat, berbagai upaya penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan maupun pelayan public terus di upayakan beliau, tambahnya.
Dibidang ekonomi, Perekonomian Maluku dalam sentimen yang positif ditengah melambatnya perekonomian global/ nasional. Menurut BPS Provinsi Maluku ekonomi Maluku tri wulan 3 tahun 2024 mengalami pertumbuhan 6,23%, capaian ini lebih tinggi dari pertumbuhan nasional yanag berada 4,95%. Bahkan Infasli Maluku year on year November 2024 2,23% masih sesuai dengan target nasional 2,5+-1.
Komitmen dalam membangun disiplin aparatur sipil negara (ASN) juga menjadi salah satu pencapaian utama. Melalui berbagai kebijakan pengawasan dan evaluasi kinerja, tingkat kepuasan dan profesionalisme pegawai semakin meningkat.
Di sektor kesejahteraan masyarakat, kinerja Pj. Gubernur terbukti mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yakni 73,40 meningkat 0,64 dari tahun 2023. Hal ini juga terlihat dari peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan serta pemerataan ekonomi.
Selain itu, kebijakan pro-rakyat yang diterapkan juga berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan esktrim.
“ Keberhasilan dalam menekan angka kemiskinan tentu tidak lepas dari kebijakan ekonomi yang tepat sasaran, terutama dalam meningkatkan daya saing masyarakat dan membuka peluang kerja yang lebih luas,” kata Ilham.
“ Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pemerintahan transisi yang baik harus diciptakan dengan stabilitas politik dan keamanan, dan mereka berhasil menjaganya,” ucap Ilham.

Dengan berbagai pencapaian tersebut, Sadali Ie telah membuktikan bahwa masa transisi bukanlah tantangan untuk membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Keberhasilan dalam membangun sinergi SKPD, meningkatkan disiplin pegawai, mendorong kesejahteraan masyarakat, serta menjaga stabilitas politik menjadi bukti nyata dari kepemimpinan yang profesional dan akuntabel.
Kini, harapan masyarakat berpartisipasi pada keinginan pemimpin baru Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath, yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Dengan hadirnya Gubernur definitif, Sadali Ie kembali menjabat sebagai Sekretaris Daerah. (SM)