SABUROmedia, Ambon — Dalam rangka memastikan penjaminan kesehatan, keamanan dan kehalalan daging kurban pada pelaksanaan ibadah Hari Raya Idul Adha 1444H/2023M, Dewan Pengurus Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi Maluku melaksanakan Halal Class ” Pelatihan Pemotongan dan Penanganan Daging Hrewan Qurban Secara Halal “.

 

Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Pemberdayaan dan Penguatan Kesehatan Masyarakat (LPPKM) BKPRMI Maluku, dan didukung Kemenag, MUI, DMI, PW Alwashliyah dan ICMI Orwil Maluku ini dilaksanakan di Aula Lantai III Kantor Kementerian Agama Kota Ambon, Jalan Sultan Hasanudin Kelurahan Pandan Kasturi Kecamatan Sirimau Kota Ambon, pada Sabtu (24/06/2023).

 

Direktur Wilayah LPPKM BKPRMI Maluku, Syaiful Baranyanan., S.Kep Ns mengatakan, Pelatihan ini adalah tahun ketiga dilaksanakan oleh BKPRMI Maluku, namun pertama kali digelar secara offline, atau tatap muka langsung karena kita baru lepas dari musim pancaroba pandemic Covid19 beberapa waktu yang lalu.

 

“ Melalui program – program LPPKM BKPRMI, kita ingin mewujudkan tujuan lembaga juga dapat berperan untuk ikut membina dan memberdayakan Pemuda Remaja Masjid khususnya dibidang kesehatan sehingga tercipta Remas maupun Pengurus Masjid yang peduli kesehatan, “ ujarnya, yang juga kader PMKM ini.

 

Dia berharap pelatihan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal dan tentunya dapat menambah wawasan keilmuan kita semua, dan bisa ditersukan kepada Panitia Qurban di Masjid ataupun Instansi masing – masing, juga akan bermanfaat bagi pelaku usaha yang berhubungan dengan daging tentunya, seperti Rumah Pemotongan Hewan, Penjualan Ayam dan Unggas lainnya serta penggilingan daging agar memastikan kehalalan produk – produk yang mereka hasilkan nantinya, jelasnya.

 

Sedangkan Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Maluku, Ahmad Ilham Sipahutar., ST., M.Si dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Pengurus LPPKM, dan semoga ini dapat memacu semangat Lembaga – Lembaga lain di BKPRMI untuk terus bergerak, pintanya.

 

“ Acara hari ini adalah peran dan concern Kita BKPRMI, dalam rangka membantu menghasilkan juru sembelih yang kompeten, menegakkan syariat Islam dan menghasilkan produk yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal), “ sambungnya.

 

“ Beberapa hari kedepan seluruh umat Islam di dunia akan menyembelih hewan kurban, termasuk di Maluku. Di Indonesia sendiri, kurban tidak sekadar tradisi, di dalamnya ada nilai-nilai spiritual dan sosial bagaimana dapat memberikan edukasi bagi masyarakat yang merayakannya, untuk itu jangan euphorianya saja tapi kehilangan pemaknaan esensi dari berqurban itu sendiri “ jelasnya, yang juga kader Alwashliyah ini.

 

Di akhir sambutannya, dia meminta Instansi Pemerintah, Panitia Qurban maupun masyarakat secara umum yang akan memberikan sumbangan Hewan Qurban, untuk memperhatikan keadilan dan pemerataan, jangan sampai di Masjid yang satu menumpuk namun di Masjid yang lain 1 ekorpun tidak ada, pintanya.

 

“ Kurban adalah ibadah sunnah muakkad, artinya sunnah yang sangat dianjurkan kepada umat Islam yang memiliki kemampuan berkurban. Untuk itu, Pelaksanaan kurban mengandung makna simbolik menyembelih “sifat-sifat kehewanan” seperti keserakahan dan kerakusan yang merusak kehidupan manusia baik secara pribadi maupun kolektif serta menodai kemuliaan sifat manusia sebagai khalifah Allah di muka bumi, “ ujar kader Himpunan Mahasiswa Islam ini.

Dok : Berfhoto bersama Kasie Bimas Islam Kemenag Kota Ambon, Hi Husein Sahiri, yang juga Sekretaris MPW BKPRMI Maluku, (24/06/2023)

Sementara itu, Kepala Kankemenag Kota Ambon yang berkesempatan membuka acara ini, yang diwakili Bimas Islam, Hi Husein Sahiri menyambut baik kegiatan ini, dan tentunya peran dan eksistensi BKPRMI saat ini tidak diragukan lagi, ujarnya.

 

Dia berharap peran Ormas dan OKP Islam kedepan dapat bersinergi dengan Kementerian Agama dalam mencerahkan berbagai problematika ummat yang dihadapi sehari – hari, termasuk kegiatan yang dilakukan BKPRMI Maluku dibawah Pimpinan Nanda Ilham saat ini, dia berharap sosok seperti ini harus kita dukung selalu dengan berbagai ide kreatifnya, pinta tokoh NU dan Sulawesi Tenggara ini.

 

Menutupnya beliau sampaikan, Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah Hadis yang masyhur, “ Barang siapa yang mempunyai kelapangan untuk berkurban, tetapi tidak dilaksanakannya, janganlah dia dekat-dekat ke tanah lapang tempat kami shalat hari raya ini.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah), tutupnya, yang juga Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah BKPRMI Maluku ini.

Dok : Pemaparan Materi dari Narasumber Halal Class, Ust Adrian Bandjar – Pusat Kajian Halal Unpatti (Kiri), Dirwil LPPKM BKPRMI Maluku sebagai Moderator (Tengah) dan Drh Afriliani (Kanan) – Distan Maluku (24/06/2023)

Adapun beberapa narasumber yang hadir dalam acara ini adalah Drh Afriliani Eka Putri – Medik Veteriner Pertama Bidang Peternakan & Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Maluku dengan materi ” Pemilihan & Teknik Penyembelihan Hewan Serta Penanganan Daging Kurban Secara Kesehatan “, Drs Adriani Bandjar., M.Sc – Ketua Pusat Kajian Halal Unpatti yang menyampaikan ” Bimtek Juleha  Hewan Qurban yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal) serta Higienis Dikonsumsi “ dan Abd Manan Latucinsina., MH – Sekum MUI Maluku terkait ” Fiqh Ibadah & Penyembelihan Hewan Qurban ” beliau berhalangan.

 

Hampir 100-an Peserta yang hadir, selain dari Pengurus BKPRMI juga dari TNI/Polri, Pengurus Masjid, Pemuda Remaja Masjid, Panitia Qurban, beberapa Ormas Islam dan Isntansi Pemerintah (SM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *