SABUROmedia, Ambon – Intermedit training LK II tingkat Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Ambon, yang berlansung di wisma Gonzalo pada tanggal 03 sampai dengan 09 Maret 2021 kemarin, menghadirkan beberapa pemateri nasional salahsatunya adalaha Wakil Ketua DPD RI Dr. Nono Sampono, M.Si, selaku pemateri yang membahas tentang UU Daerah Kepulauan. Senin/08/03/2021

Pada pemaparan materi, Sampono mebahas tentang konsep UU kepulauan, Ia mengungkapkan bahwa mengapa harus ada UU Daerah kepulauan?

Ada beberapa persoalan yang paling serius pada suatu daerah kepulauan ( 8 Provinsi ) adalah : (1). Politik Anggaran oleh pemerintah pusat yang salah, (2). Permasalahan geografis, Geo sosial, Geo Ekonomi, (3). Daerah kepulauan berada pada KTI (4). Daerah Kepulauan serba “T” (5). Kecenderungan ada pembiaran Pemerintah Pusat.

“Ini semestinya berakibat fatal dikarenakan pelanggaran konstitusional (UUD 1945 & Pancasila). Negara harus hadir dalam menyelesaikan hal tersebut.”jelas Sampono

Selain itu, Sampono juga mengungkapkan bahwa ada permasalahan dan solusi disparitas kesejahteraan dan pembangunan daerah kepulauan, yaitu : Disparitas kebijakan ddan Pembangunan Nasional berdampak, Kesenjangan antara wilayah pulau besar dengan daerah kepulauan, Politik anggaran Nasional berbasis jumlah penduduk dan wilayah darat yang biasanya pembangunan daratan dan ketidakadilan bagi daerah kepulauan.

Dampak bagi Daerah Kepulauan diantaranya, Kesejahteraan minim, Kebutuhan dasar tertinggal (Pangan, Perumahan, pendidikan dan kesehatan), Insfratruktur terbatas, Kemiskinan, Lapangan Pekerjaan (Pengangguran) dan SDM Rendah.”pungkas Wakil ketua DPD RI

Hal-hal ini kemudian akan bertabrakan dengan asas keadilan (Pancasila), serta Tujuan Nasional (Pembukaan UUD 1945).

“Maka dari itu perlu ada logilasi dan regulasi khusus untuk mengatur tentang ruang – kewenangan – anggaran bagi daerah kepulauan.”jelas Sampono

Sampono yang juga Wakil ketua DPD RI ini, memaparkan tentang wilayah NKRI jumlah pulau 17.449 buah panjang pantai 80.791 Luas laut 5,8 juta Km2, Luas Daratan 2,9 Juta Km2.

Pentingnya laut bagi Indonesia dan Maluku.

– Merupakan Ratson D’Etre (Alasan Keberadaan) Indonesia sebagai negara kepulauan
– Sebagai kondisi objektif > bagian dari wilayah tinggal /ruang hidup bangsa
– Sarana pemersatu pulau-pulau besar dan kecil
– Sarana pembangunan antara pulau juga untuk jalan transportasi Internasional
– Wadah untuk mata pencaharian masyarakat
– Terdapat berbagai sumber daya alam > Pemasukan dalam negara.

Laut berguna untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan dan Kemakmuran Bangsa dan Negara Indonesia,

“Laut harus dijaga, dilestarikan dan diamankan agar tidak dimanfaatkan dan di ambil oleh orang lain.”ujar Nono

Di akhir materinya, Wakil ketua DPD RI ini berpesan kepada peserta intermedite training bahwa. Teruslah jaga pengkaderan seperti ini, karena dari ruangan inilah dapat menciptakan pemimpin pemimpin di kemudian hari.”pesan Nono Sampono. (*SM-Adam Hehanussa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *