SABUROmedia, Ambon – Muswil ke 5 DPW PKB Provinsi Maluku hari ini berlangsung di Swessbell hotel, kota Ambon mulai dari tanggal 8 – 9 Januari 2021.

Muswil 5 DPW PKB di buka secara langsung oleh Ketua UMUM PKB Muhaimin Iskandar secara firtual bersama 17 Provinsi lainya.

Dalam sambutannya Muhaimain menyampaikan bahwa Muswil PKB saat ini berbeda dengan sebelumnya, karna di satu sisi kita tidak bisa bertemu,tetapi disisi yang lain menjadi efektif, saya hanya satu kali hadir bisa bertatap muka langsung dengan 18 provinsi yang melakukan Muswil di hari ini,

Muhaimin juga mengatakan bahwa dilaksanakan Muswil di 18 Provinsi menandai proses demokrasi internal bukan hanya menyangkut sukseksi Kepemimpinan tetapi lebih dari itu musyawarah Wilayah melakukan konsolidasi mantap,menang menjadi kewajiban kita untuk melaksanakan evaluasi terhadap kinerja,kapasitas kepemimpinan, prestasi, dan juga kekurangan , yang selama Lima Tahun ini kita laksanakan,hari ini momentum musyawarah wilayah,adalah momentum kita bisa melakukan titik awal baru,tutur Muhaimin ,

Lanjutnya Musyawarah Wilayah kali ini adalah Musyawarah Wilayah yang di tandai dengan pelaksanaan,efaluasi dan kinerja , kepemimpinan , kepengurusan,kinerja organisasi yang sudah kita mulai dua bulan terakhir ini, saya sudah mendapat kan laporan dari tim evaluasi kinerja , baik yang datang di lokasi DPW,atau yang terus melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan di DPW DPW ,

Hal yang sama juga di katakan oleh Mu’min Refra ketua Fraksi PKB DPRD Maluku menyampaikan bahwa yang pertama PKB makin matang demokrasi di partai yang berdasaskan Asas Pancasila dan UUD 45 yang di lahirkan oleh Nadatur Ulama ini semakin dewasa dan semakin matang , artinya partai makin Solid kadernya makin matang , Profesional dan tidak bias keluar,karna kita menjaga soliditas,untuk bersama sama menata Partai ini secara kolektifitas,yang berikut membangun Politik Islam yang rahmatan Lil ilamin ,sebagai pedoman hidup menjaga keberagaman,menjaga mengawal negara,maka kami di tuntut menata diri secara optimal , dalam percaturan politik internal Nadatur Ulama, PKB ini lahir dari rahim Nadatur Ulama ,maka tentunya Adab dan Etika itu kami jaga,karna itu adalah sebuah doktrin yang melakat pada setiap kita kader partai, tandas Refra.

Lanjutnya Puralrisme adalah merupakan sebuah prinsip yang kita jaga kita hormati dan patut di perjuangkan oleh partai secara kelembagaan,oleh karna itu dinamika yang berkembang di MUSWIL ini ,kami anggap sebuah proses mematangkan setiap Kader Partai,saya adalah calon tetapi belum di tetapkan , karna belum di tetapkan maka belum di nyatakan sebagai calon,cuman ada mekanisme baru yang di tempuh oleh partai , karna di awali dengan monitoring kinerja setiap penggurus,nah hasil monitoring itulah yang memberikan kewenangan DPP untuk menilai setiap kepengurusan ,dan mungkin Satu satunya partai yang ada di Indonesia yang menerapkan hasil monitoring sebagai efaluasi kinerja setiap penggurus yang dianggap mampu, bekerja secara instrumen kelembagaannya maka DPP meligitimasikan yang bersangkutan , untuk kembali menjadi ketua DPW PKB ,dan ini baru terjadi di partai politik yang ada di Indonesia, ” tutup Refra. ( Erol Ox )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *